Jhon Legend pernah mencurahkan kegelisahannya terhadap suatu hubungan dalam nomor berjudul “Ordinary People” yang menandai debutnya 2004 silam. Liriknya mengandung kontras, perasaan bersalah, keraguan, serta ketakutan. Berbanding terbalik dengan single yang kembali melambungkan namanya sembilan tahun kemudian, “All of Me“.

BMW-Active-Tourer

Lewat lagu tersebut, musisi dengan nama lahir John Roger Stephens ini seolah-seolah ingin menularkan cinta kepada semua orang. Liriknya sederhana namun tegas melambangkan asmara. Jhon sudah tampak yakin, bebas dari kelimbungan. Keyakinan tersebut bermuara pada perempuan pengisi hatinya, supermodel Chrissy Teigen.

BMW-Active-Tourer

Bisa dibilang, “All of Me” sekaligus jadi medium Jhon menyatakan kesiapannya untuk mempersembahkan dirinya, komplit.  Bukan hanya bagi Teigen, romantisme dari lagu “All of Me” juga sempat menjangkiti mereka yang hadir di “Blue Grass Resto and Bar”, Jakarta.

BMW Active Tourer 218i

Di tempat itu, mereka tengah bersiap menerima persembahan istimewa dari BMW. Walau diselubungi kain berwarna gelap, mobil setinggi 1.608 mm tetap mampu memancarkan auranya. Siluet lekukannya mengindikasikan bahwa ia merupakan persembahan spesial namun tetap jujur dan mengacu pada kebutuhan berkendara perkotaan.

BMW Active Tourer 218i

Begitu lagu “All of Me” yang terputar di resto itu usai, tampang mobil dengan emblem seri – 218i ini pun akhirnya terkuak. Menampilkan sosok multi purpose vehicle (MPV) 5-seater BMW. Benar saja, BMW menyuguhkan sesuatu yang tak biasa untuk konsumen Indonesia pada Maret 2015 silam.

BMW Active Tourer 218i

Pasalnya, ini merupakan mobil pertama dengan front wheel drive (FWD) yang BMW edarkan untuk pasar Indonesia. Pengadopsian teknologi ini memang sudah dilakoni oleh MINI, salah satu perusahaan milik BMW Group yang sukses dengan teknologi  gerak roda depan di kawasan Asia Tenggara.

BMW Active Tourer 218i

Setelah terlena dari kejauhan dengan kemolekan garis – garis atraktif yang ditampilkan tourer hingga bagian burtian, sontak saya langsung mendekati mobil dan ingin menyaksikan prosesnya lebih dekat. Saat itu, mobil berkelir grey ini sudah dipadati pewarta berita yang ingin mengabadikan moment bersama President Director BMW Indonesia Karen Lim.

BMW Active Tourer 218i

Setelah keriuhan mulai terurai, Saya baru bisa mendekat untuk menelisik detail buah karya BMW ini ; kendaraan keluarga yang tetap dapat digolongkan luxury car. Sedikit khayal pun terlintas di kepala, mobil ini tampak cukup menyenangkan untuk berkomuter maupun detour ke arah luar kota. Kabin penumpang yang luas dengan ruang kargo mencapai volume total 1.510, merupakan jaminan soal kenyamanan dan kemudahan.

BMW Active Tourer 218i

Ternyata Active Tourer tidak melulu diisukan dengan mobil penggerak roda depan, setelah Saya telusuri, mobil ini telah mengabungkan karakteristik mobil keluarga dengan DNA sport khas BMW. Meski dapat memuat penumpang banyak, toh, performanya tidak kedodoran untuk menarik penumpang yang ada di dalam.

BMW Active Tourer 218i

Bak gayung bersambut, hasil fantasi saya untuk mengemudikannya di perkotaan dan plesiran ke tepi kota pun dibayar tuntas oleh BMW Indonesia. Mereka sudi memberi kesempatan TheGaspol untuk mengujinya langsung. Kami ajak mobil tersebut plesi ke utara kota Jakarta, menembus kawasan Ancol.

BMW Active Tourer 218i

Masuk ke dalam kabin, kami disambut jok berbahan Dakota yang sangat empuk khas mobil Eropa. Istimewanya lagi, BMW menyematkan fitur pengaturan kursi otomatis dengan 5 posisi penyimpanan. Selain Anda, keluarga, atau kerabat yang sering menggunakan mobil ini, dapat memilih pengaturan posisi duduknya masing – masing tanpa harus mengorbankan pengaturan lainnya.

BMW Active Tourer 218i

Meski hanya bermodalkan mesin tiga silinder 1.5 liter, Active Tourer dapat diajak nakal dengan hentakan pedal gas yang ringan, ketika Anda melakukan ‘kick down’, napas mobil seakan ingin mengajak pengendara untuk menekannya dalam – dalam. Hal ini pun kami anggap berkat penggunaan transmisi Steptronic 6-percepatan yang tergolong responsif.

BMW Active Tourer 218i

Bicara soal mobil premium, rasanya para konsumen sangat menghindari kata ‘boros’ namun, Active Tourer ternyata menyingkapinya dengan penggunaan mode eco yang dapat benar-benar memberikan kontribusi. Selain itu fitur start-stop engine juga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar secara maksimal, fitur ini dapat mematikan mesin mobil selama pedal rem diinjak, ketika macet, fitur ini akan sangat berguna.

BMW Active Tourer 218i

Peranti tersebut mematikan kerja mesin saat Anda menginjak pedal rem. Dari rilis yang kami terima, BMW mencatatkan klaim konsumsi bahan bakar Active Tourer mencapai 19,6 km/ liter.

Sudah irit, punya penampilan menarik dilengkapi dengan fitur mumpuni pula. Sepanjang jalan MH. Thamrin sampai ke Ancol kami coba menggunakan BMW Connected Drive yang dapat Saya koneksikan dengan smartphone. Untuk mengeceknya, Connected Drive dapat dilihat dalam layar 6,5 inci, disitu tertera jarak tempuh, torsi meter, dan Saya juga dapat menggunakannya sebagai media pemutar musik.

BMW Active Tourer 218i

Kurang lebih 3 jam kami berada di Ancol. Mengitarinya sembari menyari angle asyik dan menyantap ikan kerapu dan 2 ekor kepiting berukuran besar, khas resto Bandar Djakarta. Tak terasa matahari pun semakin menghilang. Perjalan singkat kami dengan BMW Active Tourer membuat kami puas. Dan menurut kami, hanya konsumen pintar yang akan menjatuhkan pilihannya ke MPV gerak roda depan pertama BMW ini.

BMW Active Tourer 218i

Beberapa tamu VIP dan calon konsumen yang kami jumpai saat peluncurannya telah memberikan gambaran bahwa mobil ini mengincar segmen para eksekutif muda atau keluarga muda yang ingin tampil tetap keren meskipun menggunakan mobil MPV.

Mereka yang rela mengeluarkan Rp 619.000.000 (Off the road) untuk mobil ini adalah orang – orang yang telah mengerti seluk beluk BMW dan tidak akan salah  ketika sudah menjatuhkan pilihannya.