Dari segi fungsi dan bentuk, mobil mikro BMW Isetta tak diragukan merupakan model terunik sepanjang sejarah brand ini. Perawakannya diisi oleh penggunaan tiga roda (atau empat di beberapa model), pintu yang membuka ke depan, dan penggunaan mesin satu silinder. Format tak biasa dengan desain bertema retrofuturistik yang menyerupai gelembung ini, tak menghalangai pencapaiannya sebagai salah satu mobil best-selling sepanjang sejarah.

BMW Isetta

Isetta sendiri berasal dari Italia. Bukan dari Jerman seperti yang banyak orang kira. Lahir sebagai buah pikir engineer Renzo Rivolta, Isetta diproduksi oleh pabrikan Italia bernama Iso yang sebelumnya dikenal dengan produk-produk skuter dan sepeda motornya. Pada tahun 1953, Renzo dan brandnya tersebut mulai mengungkap penampakan Isetta yang sontak menjadi model terunik dalam silsilah produknya.

BMW-Isetta_mp2_pic_43754

Belum usai dengan Isetta, Renzo malah kembali disibukkan ciptaan barunya. Kali ini berbentuk sportcar yang ditenagai mesin V8. Karena rencana baru tersebut, Renzo memilih untuk menjual hak cipta Isetta secara global. Pabrikan dari berbagai negara seperti Spanyol, Perancis, Brazil berbondong-bondong membelinya. Tapi di antara semua produsen tersebut, tak ada yang bisa menyaingi kesuksesan produsen asal Jerman.

BMW-Isetta-250-1955–1956-4

Pada tahun 1954 Renzo Rivolta mulai berdiskusi dengan BMW perihal lisensi kontrak. Yang unik, alih-alih menggunakan desain yang sama dengan rancangan Renzo, BWM ingin membuat semua komponennya sendiri. Belakangan diketahui, bahwa tak ada satu pun komponen BMW Isetta yang bisa digunakan Isetta kelauran Iso atau pabrikan lainnya.

bmw-isetta-experiences-and-sales-1

BMW sendiri memroduksi Isetta hanya dalam jumlah kecil. Dibedakan berdasarkan ukuran, kapasitas mesin, konfigurasi roda. Dimulai dari BMW Isetta 250 yang membawa mesin 250 cc serupa dengan sepeda motor BMW. Tersedia juga model roda emat ; dua di depan serta dua berdekatan di belakang. Driveline dan kombinasi girnya membuat Isetta bebas melenggang di jalanan Jerman hanya dengan lisensi sepeda motor.

BMW-Isetta_1955_1280x960_wallpaper_07

Sayangnya, pada tahun 1956 pemerintah Jerman melakukan perubahan aturan yang mengharuskan BMW Isetta mengalami revisi. Lalu, lahirnya Isetta Moto Coupe DeLuxe yang membawa desain kunci bodi lebih lebar dan pintu geser. Kapasitas mesin juga mengalami peningkatan menjadi 298 cc. Membuat Isetta 300 punya tenaga delapan persen lebih besar dari generasi sebelumnya.

BMW-Isetta_1955_1280x960_wallpaper_03

Sementara itu, untuk di Inggris, Isetta menjadi primadona. Karena peraturan di sana yang mengenakan pajak sepeda motor pada mobil roda tiga. Jika ditotal, ada sekitar 160.000 unit Isetta yang berhasil diproduksi. Mobil ini pun berhasil menjadi simbol budaya populer karena penampilannya di beberapa tayangan televisi. Bahkan, Isetta sempat mendapat julukan “Pixar’s Car.” Isetta mungkin bukan dream car  orang kebanyakan tapi menjadi koleksi wajib mereka yang menggilai BMW.