Langkah Mercedes-Benz yang membuat model pickup ternyata tidak diikuti oleh BMW. Rival senegaranya ini mengatakan bila mereka bukanlah manufaktur yang mengejar kesuksesan volume penjualan semata.

“Anda harus menjadi perusahaan yang berbeda untuk membuat sebuah pickup. Perusahaan ini tidak siap berubah dari sebuah ultimate driving machine menjadi sebuah manufaktur masal yang mengejar penjualan volume dari truk pickup,” beber Hendrik Von Kuenheim, vice-president senior Asia, Pacific dan South Africa BMW Group.

Pernyataan tersebut jelas dibuat untuk menanggapi Mercedes-Benz yang akan melepas pickup berbasis Nissan Navara bernama GLT. Meski begitu kalimat ultimate driving machine sejujurnya masih jauh dari harapan mengingat ada 2-Series Active Tourer dan Gran Tourer yang mengusung gaya bodi minivan, mesin tiga silinder dan penggerak roda depan.

Sejatinya, BMW memang belum siap untuk masuk ke ranah komersial sebab mengacu ke sejarah, Bavarian ini setidaknya sudah pernah membuat dua buah model pickup. Yang pertama adalah Isetta yang dilepas di era 50’an dan sebuah pickup berbasis E92 M3 yang dilepas sebagai guyonan April Fools di 2011.