Festival custom culture Burnout akan segera digelar, Sabtu (9/9) di halaman The Park Mall, Solo, Jawa Tengah. Di penyelenggaraan yang ketiga kalinya ini, Burnout mengambil tema Hadiningroad Culture.

Maksud dai tema itu untuk memberikan ruang apresiasi bagi pecinta otomotif klasik dan custom culture khas kota Solo.

“Pada tahun ketiga ini kami mencoba untuk mempersiapkan event lebih baik lagi dengan hadir di area baru ini. Kami berharap setiap pengunjung yang datang bisa lebih nyaman menikmati acara. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Burnout akan menghadirkan berbagai konten acara yang menarik khas custom culture” jelas Eko Susanto, PIC acara Burnout.

Burnout #3 akan diisi oleh berbagai acara seperti,  custom meet up, art performing, community meet up, music zone, foodtruck, swap & meet market.

Acara lain yang juga akan dihadirkan adalah pin up photo session, city rolling, dan “mini meet up”, ajang kumpul motor-motor mini baik yang beraliran custom atau beraliran classic. Pengunjung juga dapat berbelanja keperluan motor baik spare part atau apparel karena akan ada banyak booth dan juga area junkyard di sekitar area event.

Konten baru yang akan dihadirkan dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya adalah atraksi tong stand. Suatu hiburan tradisional yang saat ini sudah mulai jarang terlihat di masyarakat. Menariknya, di atraksi nantinya para joki motor disini akan mengendarai motor custom.

Selain itu akan ada juga aksi live performance dari artis pinstrip nasional seperti, Milliart Said, Uthy, Danny Hacka dan masih banyak lagi. Kehadiran para builder dan artis pinstripe ini juga diharapkan dapat memberikan edukasi pada pengunjung mengenai pembuatan sebuah karya khas custom culture. Sebagai penutup, acara puncak akan dihibur dengan atraksi khas yaitu Burnout Time.