Toyota Indonesia dan grupnya mengalami lojakan yang cukup luar biasa di bidang ekspor dari tahun ke tahun. Tercatat kinerja ekspor kendaraan utuh (CBU/Complete Build up Unit) bermerek Toyota mengalami peningkatan sebesar 500% atau lima kali lipat menjadi 160,000 unit di tahun 2014 dari kisaran 30,000 unit di tahun 2009.

Ekspansi adalah contoh nyata lompatan performa ekspor Toyota, sama halnya dengan jenis produk ekspor yang juga semakin bervariasi. Di tahun 2010, untuk pertama kalinya PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengekspor mesin utuh ramah lingkungan berbasis bio-ethanol ke Argentina dengan volume rata-rata 600 unit per bulan. Ekspansi ekspor berikutnya dilakukan pada tahun 2013, dengan memperluas negara tujuan ekspor IMV series (Fortuner dan Kijang Innova) ke negara-negara di kawasan Amerika Latin serta Kepulauan Karibia sebanyak 600 unit per bulan.

Di tahun 2014 lalu performa ekspor Toyota malah semakin menjadi-jadi. Secara berturut-turut Toyota Indonesia dan grupnya melakukan aktivitas peningkatan kinerja ekspor dimulai dengan volume sekitar 500 unit per bulan Toyota Agya ke Filipina. Agya menjadi kendaraan LCGC (Low Cost and Green Car) pertama yang merambah pasar mancanegara. Di bulan berikutnya, Maret 2014, Toyota Indonesia mulai mengekspor Vios sebagai sedan buatan Indonesia pertama yang diekspor dalam jumlah signifikan sekitar 1.500 unit per bulan di tahap awal, yang kemudian dalam perkembangannya kini mencapai kisaran 3.500 unit per bulan. Melengkapi performa ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota, Avanza merambah pasar Timur Tengah mulai April 2014 dengan volume sekitar 500 unit per bulan.

“Sebagai perusahaan manufaktur yang berorientasi ekspor, kami selalu berupaya untuk dapat menciptakan daya saing guna memenangkan persaingan di pasar global yang semakin ketat. Salah satunya dengan meningkatkan kedalaman industri. Kami meyakini, kekuatan industri akan membawa daya saing yang tinggi”, ungkap Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufakturing Indonesia (TMMIN).

Kini dalam dua bulan pertama tahun 2015, volume ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota mencapai 28.800 unit atau meningkat sebesar 32% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014. Fortuner sukses merajai posisi tertinggi dengan komposisinya yang sebanyak 8.600 unit disusul Kijang Innova 2.500 unit, Vios 7.200 unit, dan Avanza 6.500 unit. Sementara volume ekspor Rush, Agya dan Town Ace/Lite Ace sebanyak 4.000 unit untuk ketiga model tersebut.