Ditengah wabah virus Corona atau COVID-19 yang kian meluas penyebarannya, PT Toyota Astra Motor (TAM) tetap pada jadwalnya untuk meluncurkan city car Low Cost Green Car atau LCGC Toyota Agya terbaru di Indonesia. Namun format video streaming di chanel YouTube Toyota Indonesia menjadi pilihan bagi TAM untuk tetap menjaga keamanan dan kesehatan para tamu undangan dan rekan media dari paparan COVID-19.

Sejak diperkenalkan pertama kali pada 2013 lalu, Toyota telah berhasil menjual Agya sebanyak 250.000 unit lebih di Indonesia. Berdasarkan data yang dibukukan oleh TAM, setidaknya populasi Agya di Indonesia tepatnya mencapai 278.465 unit.

Tampilan yang lebih sportif serta fitur yang diperkaya menjadi modal Toyota Indonesia meluncurkan Agya terbaru untuk menghantui rival utamanya, Honda Brio Satya di pasaran. Dalam video streaming peluncurannya di YouTube, Direktur Marketing TAM Kazunori Minamide mengatakan Agya baru sudah tampil berbeda setelah mengalami perubahan pada bagian eksterior, interior, dan penambahan fitur yang lebih lengkap.

Agya dikatakan memiliki ubahan eksterior mulai desain bumper, lampu kabut, gril, lampu belakang, hingga spion retractable atau spion elektrik yang melipat ke dalam secara otomatis.

Pada kabin ada ubahan pada sistem hiburan yang sekarang menggunakan head unit layar sentuh. Sementara pada bagian AC sudah tersemat sistem digital. Terdapat juga fitur start-stop engine button atau tersedia tombol untuk menyalakan mesin.

Untuk sumber tenaganya sendiri, Toyota masih mengandalkan power unit lawas dengan dua pilihan kapasitas dan silinder. Pertama sebagai model lebh rendah dengan mesin 3 silinder 1.0 liter dan diatasnya terdapat mesin 4 silinder dengan kapasitas 1.2 liter.

Di Indonesia Toyota Agya facelift dipasarkan mulai harga Rp 143,8 juta dan yang termahal di banderol Rp 169,29 juta (on the road) Jakarta.