Siapa yang menyangka, dari tangan seorang pembalap mobil asal Swiss dua abad lalu terlahirlah sebuah merek mobil kebanggaan bangsa Amerika Serikat (AS). Menyebut namanya saja, Anda pasti tahu merek mobil apa yang kami maksud.

Ya, ia adalah Louis-Joseph Chevrolet. Seorang pria kelahiran 25 Desember 1848 silam di La Chaux-de-Fonds, Swiss. Di masa mudanya, sebagai anak yang besar di daerah pembuat jam di Swiss, Louis Chevrolet juga gemar dengan hal-hal yang berbau mekanis. Minatnya terhadap sepeda balap membawanya tertantang untuk memahami hal yang lebih besar lagi, yakni mekanisme mesin kendaraan.

Hingga akhirnya medio 1900-an ia pindah ke Kanada dan New York, AS untuk bekerja sebagai mekanik profesional. Kepiawaiannya dalam menangani kendaraan membuat Fiat menarik Louis Chevrolet sebagai pembalapnya untuk berlaga di Philadelphia, AS.

1911 adalah tahun yang bersejarah bagi Louis Chevrolet. Bersama William C Durant salah satu founder dari General Motors mereka bersepakat untuk berinvestasi membuat sebuah pabrikan mobil di Detroit, AS. Setahun kemudian mereka berdua berhasil membidani lahirnya model perdana “The Classic Six”, sebuah mobil dengan mesin enam silinder buatan Louis Chevrolet yang hadir dengan tampilan mewah di zamannya.

The Classic Six sengaja dibuat dengan bergaya tinggi namun punya harga jual yang terjangkau. Ada satu keinginan dari Chevrolet saat itu, yakni menantang dominasi mobil multiguna Model T buatan Henry Ford yang terlebih dahulu dijual di pasar AS.

Kesukesan Chevrolet membuat mobil-mobil bermesin enam silinder dengan harga terjangkau, membuat nama Chevrolet kian melambung di AS. Akhirnya pada 1917 perusahaan Chevrolet resmi bergabung dan menjadi bagian dari General Motors (GM) sebagai pembuat mobil terjangkau dan dalam 10 tahun sejak kehadirannya, Chevrolet sukses menjadi mobil terlaris nomor satu di AS.