Jarang-jarang manufaktur tak ingin mengiklankan produknya. Hal itu pernah dilakukan oleh Chevrolet saat Corvette Stingray L88 masih beredar di pasaran sekitar tahun 1969. Tapi, langkah bersahaja tersebut malah yang membuat mobil ini makin spesial.

Awalnya, Corvette Stingray L88 merupakan ciptaan Zora Arkus – Duntov, GM divisi performa Chevrolet saat itu. Berbekal mesin V8 yang telah mengalami banyak peningkatan, Corvette L88 diklaim punya output pada kisaran 435 hp.

Uniknya, angka klaim pabrikan itu justru lebih rendah dari aslinya. Situs online Car and Driver melansir kalau output mesin V8 Corvette L88 sesungguhnya bisa mencapai 540 – 580 hp. Dengan kedigdayaan mesinnya, jelas Corvette L88 bukan untuk sembarang orang.

Akhirnya, diketahui alasan Chevrolet enggan mengiklankan Corvette L88 sebagai strategi Zora Arkus – Duntov mencegah pembeli yang datang dari pihak perorangan. Zora Arkus – Duntov ingin Corvette L88 hanya melaju di lintasan balap.

Semasa penjualannya, tak ada fitur penunjang kenyamanan seperti AC atau radio yang ditawarkan. Melainkan, mobil ini hanya bisa dipesan dibarengi peningkatkan performa suspensi, rem, dan positraction differential.

Sampai dengan akhir masa produksi tahun 1969, hanya 216 unit yang tercatat pernah keluar dari pabrik Chevrolet.