Ajang SEMA Show (Speciality Equipment Market Association) selalu menampilkan tontonan menarik bagi para modification enthusiast. Oleh karenanya, pameran yang kerap berlangsung di Las Vegas Convention Centre setiap penghujung tahun ini selalu disambangi oleh ratusan ribu pengunjung.

Salah satu yang menarik minat kami selepas gelaran SEMA Show, 5 – 8 November lalu adalah sosok pikap truk Chevrolet C10 berkelir oranye lansiran 1962 yang tampil sleek dan kandas bagaikan tunggangan hot rod jalanan California.

Umumnya, ruang mesin pikap truk hot rod Chevy C10 biasa diisi dengan sumber pacu V8 dengan kubikasi besar berkode LS bawaan Corvette atau Camaro. Namun berbeda dengan yang satu ini, Chevy C10 bikinan General Motors (GM) berkelir oranye ini mengandalkan tenaga listrik untuk menggerakan kedua roda belakang yang dipadankan dengan pelek Street Rod billet tipe Bonneville-G . Oleh karenanya, sang kreator (GM) menyebut mengubah nama Chevy ini jadi E10.

Motor listrik buatan GM dengan sebutan eCrate (electric crate) disematkan di ruang mesin untuk menggusur dapur pacu V8 lawas dari C10 buatan 1962 ini. Motor listrik bawaan Chevy Bolt EV ini ditenagai dengan tegangan 120 kWh yang mampu memproduksi tenaga setara 450 dk pada kedua roda belakang.

Menariknya, tampilan motor eCrate ini punya konfigurasi V layaknya mesin V8. Motor listrik tersebut dirancang untuk mudah dikonversi ke sasis manapun, sehingga siapapun kini dapat merakit hot rod bertenaga listrik sendiri.

Dengan tenaga pacu sebesar 450 dk, maka General Motors berani mengklaim bahwa hanya butuh waktu lima detik untuk membawa Chevy C10 ini mencapai kecepatan 100 km/jam dari diam. Sementara catatan waktunya pada lintasan 0 – 402 meter bermain di angka 13 detik.

Russ O’Blenes, Director of Performance Variants, Parts & Motorsport General Motors menyebutkan, Chevy E10 merupakan proyek lanjutan dari eCopo Camaro drag race tahun lalu dengan tenaga listrik eCrate namun untuk versi jalanan. Chevy E10 merupakan purwarupa paling mendekati untuk diproduksi secara massal demi hot rod ramah lingkungan.

Untuk tetap membuat hotrod ini bergairah saat dikendarai, General Motors membuat suara artifisial yang serupa dengan deruan mesin V8 yang agresif. Tipu daya GM pun berhasil, suara yang dihasilkan sejenak dapat mengelabui pikiran manakala sedang berkendara mobil listrik.