zook_199002

Scooter, Mini Moto, Mini Bike atau Pocket Bike apapun sebutannya. Bisa dikatakan sebagai solusi alat transportasi perkotaan. Namun bukan kebutuhan dari segi fungsi saja yang dikedepankan. Malah belakangan ini (sebut saja Mini Bike) sudah mulai digandrungi para pecinta roda dua di tanah air.

Pemahaman kami, kategori Mini Bike adalah sebuah sepeda motor 50cc yang memiliki lingkar roda kecil.  Well, apa yang ingin kita ulas saat ini adalah dua ikon buatan Jepang yang sangat tenar.

Honda Zook

Produk Honda yang juga disebut MS50L ini memang tak populer. Sebab memang hanya dipasarkan di dalam negeri Jepang. Dan ini adalah proyek percobaan penjualan dari tahun 1990 (dan hanya 1990). Satu tahun masa produksi memang membuat tipe ini seharusnya sangat langka. Proyek ini memang banyak yang menyebut sebagai misi ‘kurang kerjaan’ para insiyur di Hamamatsu.

Nah, kelangkaan unit inilah yang justru membuatnya diburu. Bahkan saat ini di Jepang mulai dicari oleh banyak kolektor. Perkara suku cadangnya saja sudah sulit, lalu banyak juga yang mencari ke penampungan limbah kendaraan juga tak ditemukan. So, harganya mulai selangit.

Keajaiban 50cc ini datang ke produksi kembali pada tahun 1990 ini adalah apa yang saya sebut era microzoic untuk skuter. Zook atau Honda MS50L memang agak sulit diandalkan buat orang –orang berbadan besar, sebab tenaga mesin yang hanya 3,3hp layaknya skateboard diberi kursi sepeda dan setang. Tangki bensin berkapasitas 2 liter dan kecepatan maksimum 45km/jam menjadikannya sebagai kenadaraan yang sangat jinak. Baik kursi maupun setang Zook bisa dilipat ke bawah layaknya sepeda lipat.

4-29-1

Suzuki Choinori

Suzuki Choinori diproduksi tahun 2003 sampai 2007. Dan menurut komunitas pelaku permesinan otomotif Jepang (The Society of Automotive Engineers Japan) Choinori dianggap (dinobatkan) sebagai salah satu dari 240 landmark (ikon) Teknologi Otomotif Jepang.

Choinori dirancang sebagai skuter jarak pendek untuk komuter. Nama “Choinori” berasal dari kata “Tohnori” – sebuah istilah Jepang untuk touring sepeda motor jarak jauh. Toh Nori berarti “perjalanan panjang”. Sementara  Choi Nori adalah sebaliknya, yang berarti “perjalanan pendek”.

The Choinori dirancang untuk meminimalkan penggunaan bahan. Mesin 49 cc yang mengandalkan teknologi pushrod OHV ini  berbahan aluminium memiliki bobot ringan. Fitur lain untuk mengurangi biaya dan berat badan adalah ditiadakannya suspensi belakang. Desain minimalis inilah yang memungkinkan Choinori dijual dengan harga yang sangat rendah, Versi standartnya diiklankan dengan harga lebih rendah daripada sepeda listrik kontemporer Suzuki.

Pada tahun 2004, Choinori SS diperkenalkan. Secara umum yang nampak diganti hanyalah bagian leg-shield (sayap) yang tak tampak lagi. Alias hanya kotak besar.

Produksi Choinori dipindahkan dari Jepang ke Taiwan pada tahun 2005, dan dihentikan pada tahun 2007 ketika mesin tidak bisa memenuhi standar emisi baru. Lebih dari sepuluh juta unit diproduksi dan tersebar di seluruh dunia.