Latar belakangnya yang hidup di rumah pertanian tua dengan kandang-kandang yang dingin bersama motor-motor berkarat di New Hampshire, Amerika Serikat telah membuat Christopher Myott tumbuh menjadi seorang pemuda yang unik. Setelah mendalami seni lukis, dia membuat karya-karya yang sangat terpengaruh akan desain post modern dengan material yang cukup beragam, mulai dari cat minyak, air sampai bensin. “Saya mencoba membuat segalanya sederhana dan disengaja,” jelasnya.

WSM Leggero 2

Dan seiring dengan berkembangnya kemampuannya dalam melukis, passion akan sepeda motor masih tetap membara di hatinya. Didasari oleh hal tersbebutlah Myott mencoba mencari sebuah medium yang sanggup untuk menyatukan kedua hal yang dia sukai, seni dan motor. Tujuannya sederhana, agar keindahan dari motor buatan tangan yang beraroma vintage bisa dinikmati semua orang, bahkan untuk orang yang tidak mengerti dunia motor sekalipun.

myott leggero

Maka dalam pencariannya, mendaratlah dia di Walt Siegl Motorycles, sebuah bengkel yang juga terletak di New Hampshire dimana namanya melambung akibat sebuah Ducati Leggero. Walt Siegl adalah orang yang juga otentik karena dia memiliki tujuan untuk merancang motor berperforma tinggi dengan menggunakan elemen desain klasik. Akibatnya Leggero yang dia buat dikenal sebagai motor buatan yangan yang digarap dengan memperhatikan kualitas hingga dapat mencapai hasil yang paling maksimal. Tujuan Walt absolut, sebuah motor yang dapat mejadi wadah dimana keindahan, gaya dan performa dapat bersatu.

myott leggero 2

Maka jangan heran bila melihat Ducati Leggero miliknya, dimana unsur klasik dan teknologi dapat bertemu dengan seimbang. Mesin v-twin 900cc Ducati 2 yang dijejali dengan karburator Keihin 39mm menjadi jantung dari rangka dan bodi yang dirakit dan dibuat tangan. Karakter khas mesin Ducati dia maksimalkan dengan mengembalikan elemen sport klasik.

“Saya mampu membangun sebuah motor yang benar-benar kontemporer, yang sanggup mengeluarkan apa yang Ducati telah selipkan ke dalam motornya dengan lebih ringan dan kuat,” ujar Walt Siegel.

myott leggero 3

Gayung bersambut. Tujuan Myott atas sebuah karya yang otentik dan klasik secara visual pun dapat terwujud dengan menuangkan Leggero di atas sebuah media. Setidaknya ada lebih dari 3 kanvas yang berbeda sanggup mengekspresikan emosi tersebut dengan cukup lantang namun tetap patut dipajang. Sebuah keindahan yang didasari atas cinta dalam sebuah karya visual yang dalam.