Berawal dari sebuah produsen ban mobil, Michelin lantas menerbitkan buku panduan yang berisikan informasi berguna seperti peta, petunjuk melakukan perbaikan dasar pada kendaraan, informasi hotel, tempat isi bahan bakar hingga restoran di Prancis, kala itu.

Ceritanya begini, menurut pengumpulan dari berbagai sumber pada sekitar era 1900an, kurang lebih ada  tiga ribu mobil yang berkeliaran di Prancis. Hal itu mendorong founder Michelin, Edouard dan Andre Michelin untuk menerbitkan buku panduan untuk para pengguna kendaraan di Prancis.

Saat itu, buku yang dicetak 35 ribu kopi tersebut sangat disukai masyarakat Prancis. Seusai Perang Dunia I, kedua bersaudara itu pun mulai melakukan beberapa perubahan pada buku panduan yang diberi nama Michelin Red Guide seperti mulai menghilangkan iklan, dan mengkategorikan restoran dan hotel.

Tidak disangka, ternyata kategori restoranlah yang paling populer. Akhirnya mereka pun mulai memperkerjakan sebuah tim yang bergerak secara rahasia untuk mengunjungi dan melakukan penilaian di restoran-restoran.

Sekitar 1930an, Michelin pun mengeluarkan rating-rating penilaiannya, ada kosong, bintang satu, bintang dua, dan bintang tiga. Bintang satu mengindikasikan restoran yang sangat baik, bintang dua sangat pantas, dan bintang tiga makanan yang luar biasa dan cocok dengan perjalanan yang spesial.

Awalnya Michelin hanya menginspeksi restoran-restoran  yang ada di Prancis saja, namun sekarang sudah merambah ke seluruh restoran di dunia dan menjadi salah satu penilaian restoran paling bergengsi di seluruh dunia.

Di Indonesia ada juga restoran yang telah mendapatkan sertifikasi dari produsen karet bundar Prancis itu. Artinya beberapa restoran ini termasuk salah satu yang cukup bergengsi di dunia.

Restoran mana saja yang telah mendapatkan star rating dari Michelin? Simak ini,

  1. Mozaic

Bernama lengkap Mozaic Restaurant, Lounge, Workshop & Catering Gastronomiques, restoran fine dining ini berlokasi Ubud, Bali. Mozaic menyajikan hidangan bernuansa Bali yang diolah dengan teknik memasak ala Prancis. Maka, jangan heran bila Anda menemukan menu-menu unik, seperti lobster dengan pasta cempedak atau es krim kunyit.

Untuk menikmati menu makanan disini, konsumen diperkirakan bakal menghabiskan Rp 2,5 juta untuk makan berdua. Cukup mahal, namun wajar karena ini adalah restoran berkonsep fine dining.

  1. Teatro Gastroteque

Restoran fine dining yang menyajikan hidangan fusion Eropa dan Asia ini terletak di Seminyak, Bali. Selain jenis-jenis hidangan yang rutin tercantum dalam daftar menu, Teatro menghadirkan menu baru setiap bulan sebagai kejutan manis bagi pelanggan.

Disini Anda bisa menonton aksi chef memasak hidangan melalui jendela raksasa. Ini sesuai dengan nama restorannya, Teatro, yang berarti teater.

Untuk makan disini, Anda bisa menghabiskan biaya sebesar Rp 2,5 juta untuk dua orang.

  1. Locavore

Masih dari Pulau Dewata, dengan komitmen memelihara kelestarian lingkungan, restoran casual dining yang berlokasi di Ubud, Bali, ini menggunakan hampir 100% bahan pangan lokal di dalam hidangannya.

Uniknya, 50% konsumsi listrik di Locavore juga dihemat dengan penggunakan panel surya. Menunya? Cita rasa lokal berpadu teknik memasak modern dari Eropa hingga menghadirkan hidangan lezat yang otentik.

Tak perlu mahal-mahal untuk menikmati hidangan disini. Cukup Rp 250 ribu untuk berdua.

  1. Tim Ho Wan

Anda bisa mengunjungi cabang Tim Ho Wan di Grand Indonesia atau Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Kualitas makanan di Tim Ho Wan berada di bawah kendali langsung chef kepala restoran pusatnya di Hong Kong, sehingga Anda tak perlu meragukan citarasanya.

Harga makanan di restoran dim sum ini juga sangat bersahabat, mulai dari Rp26.000 saja! Tak heran, Tim Ho Wan dikenal sebagai restoran dengan penghargaan bintang Michelin termurah di seluruh dunia.

  1. Liao Fan Hawker Chan

Pertengahan Juni 2017, restoran yang diberi nama Liao Fan Hawker Chan membuka cabang di Pantai Indah Kapuk. Jakarta merupakan cabang kedua setelah Taiwan.

Cabang restoran ini mendapat lisensi penuh dari pusatnya di Singapura. Semua menu di restoran pusat, dapat ditemui di sini. Termasuk, ayam saus soya, yang menjadi andalannya.

Termasuk interior restoran, ditata menyerupai restoran pusatnya di Singapura. Makanan disini harganya berkisar antara Rp 30 – Rp 60 ribu untuk per porsi.