Beach Oasis

Masalah yang dihadapi mobil fuell cell kini adalah bahan bakar hidrogen yang mereka butuhkan untuk menciptakan listrik cukup mahal untuk disimpan secara aman. Terlebih lagi untuk berinvestasi dengan material yang lebih kuat dan aman, tentunya membutuhkan banyak sokongan dana. Untungnya, solusi cerdas kini datang dari daging kelapa.

Kelapa adalah buah yang dianggap sanggup memberikan banyak manfaat kepada manusia, dagingnya nikmat dengan cairan yang menyegarkan.

Fungsinya pun cukup banyak, diantaranya adalah lemak jenuh yang baik untuk mencegah penyakit kardiovaskuler, membantu metabolisme dan menghancurkan sejumlah besar virus, bakteri dan fungi. Selain itu kadar tinggi elektrolitnya dapat membantu memulihkan energi tubuh dan juga dapat digunakan menyimpan hidrogen.

Adalah tim peneliti dari Banaras Hindu University yang dipimpin oleh professor Viney Dixit yang menyatakan keyakinannya bila daging kelapa dapat bermanfaat untuk industri otomotif. Menurut laporan penelitiannya, penyimpanan bentuk padat hidrida adalah penyimpanan hidrogen yang efisien dan aman.

“Agar hidrogen dapat bertahan, batas tertentu dari kapasitas penyimpanan, keefektifan harga dan kemampuan yang berlimpah-limpah dari materi penyimpanan adalah asepek krusial yang harus dipenuhi,” jelasnya dalam laporan tersebut.

Maka bila penelitian ini terus berlanjut, bukanlah tidak mungkin bila stasiun pengisian hidrogen akan sama banyaknya dengan stasiun pengisian bensin. Apalagi mengingat batok kelapa dan dagingnya adalah materi yang murah dan mudah didapat. Maka jangan heran jika revolusi industri otomotif lewat bahan bakar hidrogen bisa menjadi realita di masa mendatang.