daihatsu-fc-deck-tk13-26-1

ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan sebuah kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi. Dan hingga saat ini, kebijakan yang diretas seusai Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke IV tersebut, telah berhasil membawa banyak perusahaan, terutama produsen roda empat, seperti Daihatsu untuk  meng- implementasi tujuan dari ASEAN AFTA 2015. Yaitu, melahirkan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dengan konsekuensi tenaga kerja dari negara anggota, dan dapat bekerja di negara anggota Asia Tenggara lain. Dan diharapkn, situasi tersebut bisa meningkatkan iklim kompetisi di Indonesia.

Nah, sebagai bentuk kepedulian, dan demi merangsang dunia pendidikan, agar siap menyediakan tenaga kerja yang bersaing di dunia industri masa depan tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akirnya menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), untuk menggelar seminar “Sinergi Daihatsu dengan Dunia Pendidikan Menyongsong AFTA 2015”. Dan kegiatan yang digelar di Jakarta, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Medan tersebut, lebih fokus untuk memberikan pembekalan kepada kepala sekolah dan guru SMK binaan ADM dari berbagai kota.

Selain itu, seminar yang pertama kali di gelar di Dinas Pendidikan DKI Jakarta, kemarin ini juga membawa bentuk program corporate social responsibility (CSR), dengan meluncurkan Program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) yang bersinergi dengan SMK Binaan. Dan bersama dengan Dinas Pendidikan dari sejumlah provinsi, ADM juga menyusun kurikulum untuk membekali guru dan siswa dengan keterampilan dasar serta budaya industri.