Jaket Dainese berteknologi sistem D-air® banyak digunakan pebalap di lintasan sirkuit. Namun kali ini, brand protective wear asal Italia itu juga menambah koleksinya untuk penggunaan jalan raya. Jaket tersebut masuk ke dalam koleksi Misano 1000 yang dibuat sebagai perayaan seribu kali pengembangan kantung udara D-air®.

Pengembangan yang dimaksud ialah keberhasilan kantung udara jaket-jaket D-air® memberi perlindungan bagi para pebalap. Dalam siaran persnya, Dainese menjelaskan teknologi D-air® telah digunakan selama 15 tahun. Dari hasil analisa, sistem D-air® telah terbukti ekfektif memberi perlindungan bagi pebalap yang menggunakannya.

Tidak seperti jaket D-air® terdahulu yang menggunakan sensor pada sepeda motor, jajaran koleksi Misano 1000 punya teknologi lebih canggih. Baik sensor, GPS, dan piranti elektronik lainnya tersemat pada konfigurasi di bagian belakang jaket tersebut. Tidak ada piranti apapun yang menempel pada sepeda motor.

Struktur airbag 3D jaket tersebut menggunakan bagian berupa micro-filament. Kantung udaranya akan mengembang 5 cm sebelum tubuh pengguna menyentuh permukaan aspal saat kecelakaan. Timing pengembangan itu ditentunkan guna memberi proteksi maksimal sekaligus kenyamanan.

Dainese menegaskan kalau kantung udara D-air® miliknya berbeda dengan airbag lain yang banyak digunakan di industri otomotif. Pengembangan kantung udara D-air® dipicu oleh alogaritma dilengkapi enam sensor yang terdapat di back protector. Sensor itu mampu membaca gerak tubuh pengguna sebanyak 800 kali dalam satu detik. Lalu, sensor itu akan memutuskan waktu pengembangan dan sisi yang jadi prioritas perlindungan saat jatuh.

Misano 1000 melidungi bagian dada, punggung, dan tulang leher. Akan beredar mulai November 2015 dalam dua pilihan warna. Jaket tersebut dihargai €1499 atau sekitar Rp 24 jutaan.