Pelaksanaan Dakar Rally 2016 diwarnai tuduhan kecurangan yang mengarah kepada Stephane Peterhansel. Pembalap asal Perancis yang memperkuat tim Peugeot tersebut ditengarai melakukan pengisian bahan bakar secara ilegal.

Menurut pemberitaan situs Motorsport, Selasa (12/), kini panitia reli sedang melakukan investigasi. Belum tersiar detail mengenai sanksi yang akan diterimanya jika terbukti bersalah. Namun yang jelas, pasti membuat Peterhansel kehilangan posisinya di papan atas klasmen sementara.

Pembelaan tentang tuduhan ini datang dari Bruno Famin, Direktur Tim Peugeot. “Titik pengisian bahan bakar ada di road book. Saya tidak mengerti mengapa terjadi situasi seperti ini,” ungkapnya. Famin menambahkan bahwa timnya sudah berkompetisi dengan sportif.

Sebaliknya, Sven Quand, Direktur Tim X-Raid menyatakan protesnya. “Titik pengisian bahan yang terdapat di road book diperuntukkan untuk sepeda motor dan quad, bukan mobil,” jelasnya. Menurutnya, dalam pertemuan sebelum lomba dimulai, telah disepakati bahwa tidak ada pengisian bahan bakar.