Setelah sukses mengeksplorasi Lampung seminggu yang lalu, kini Datsun Risers Expedition (DRE) 2 kembali mengeksplorasi keindahan alam dan kebudayaan daerah di wilayah Kota Malang, Jawa Timur. Ekspedisi ini juga bertujuan untuk membuktikan ketangguhan Datsun GO dan GO+ Panca sebagai mobil LCGC pertama yang melakukan rangkaian ekspedisi keliling nusantara sejauh lebih dari 15.000 ribu kilometer.

Selama tiga hari, rangkaian kegiatan Datsun Risers Expedition 2 Malang dibuka oleh “Datsun Cinta Ayas”, sebuah mini festival persembahan Datsun yang menghadirkan tarian, permainan, kuliner, dan musik tradisional khas Kota Malang. Mini festival yang digelar pada tanggal 20 November di Lapangan Rampal, kota Malang ini juga menyelenggarakan fun walk untuk para masyarakat di sekitar Kota Malang.

dre-2-malang-2016-fun-walk

Rute eksplorasi DRE Malang diawali dengan perjalanan dari Malang menuju Batu, lalu dilanjutkan menuju Desa Ngadas, Kepanjen, lalu kembali ke Malang. Rute Malang-Ngadas dikenal menyajikan tantangan tersendiri karena kontur jalan yang tidak rata dan berkelok tajam. Para risers ditantang untuk membuktikan ketangguhan mobil Datsun untuk menaklukkan rute sulit yang juga menyajikan pemandangan yang indah.

Di hari pertama, para risers akan berkunjung ke Museum Brawijaya dan berwisata ke Desa Pujon Kidul dan Gunung Banyak. Sementara di hari kedua dan ketiga, risers akan berangkat dari Ngadas menuju Batu, lalu kembali ke Malang. Selama di perjalanan, risers akan singgah ke beberapa tempat yang memiliki kekayaan alam mau pun budaya. Dalam tiga hari tersebut, risers akan menempuh jarak sejauh kurang lebih 300 KM.

dre-2-malang-2016-roadside

Untuk mengedukasi para risers mengenai warisan budaya Malang, mereka juga diajak untuk berkunjung ke Padepokan Topeng Malangan Asmoro Bangun di Desa Karangpandan. Di sana mereka akan menyaksikan proses pembuatan Topeng Malangan secara langsung oleh ahlinya.

Para risers juga diajak bertemu dengan sosok ‘local hero’ dari Kota Malang, dr. Gamal Albinsaid, seorang dokter muda kelahiran Malang yang telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional berkat kiprahnya di bidang sosial. Beliau adalah pendiri Klinik Asuransi Sampah (KAS) yang memberikan layanan asuransi kepada masyarakat dengan mengandalkan sampah yang dikumpulkan oleh para pesertanya.

Head of Marketing Datsun Indonesia Christian Gandawinata menjelaskan, masih menggunakan mobil yang sama dari DRE 1, DRE 2 merupakan pembuktian ketangguhan Datsun GO+ Panca dalam menjelajah kekayaan alam dan budaya di Indonesia. Dengan konsep baru, DRE 2 mengajak risers untuk mendalami kekayaan alam, kebudayaan dan kearifan lokal di Malang, serta bertemu dengan sosok lokal yang menginspirasi masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

“Sesuai dengan semangat Datsun yaitu Dream, Access, dan Trust, kami  ingin terus memberikan akses kepada risers untuk mengenal lebih dalam kebudayaan suatu daerah, serta mengapresiasi hasil karya dan usaha para pahlawan lokal yang telah berhasil mewujudkan mimpi mereka,” tambah Christian.