Sebagai sebuah kompak SUV yang baru meluncur di Indonesia, Mazda CX-30 punya delapan keutamaan yang menjadi modalnya untuk bertarung di pasar lokal untuk merebut minat konsumen. Dipasarkan dengan harga mulai Rp 478,8 juta, apa saja delapan keutamaan dari crossover ini untuk membabat habis rival-rival di segmennya.

SKYACTIV-Vehicle Architecture

Desain rangka dari Mazda ini memungkinkan para konsumen dapat memanfaatkan keseimbangan alami dari mobil untuk segi kenyamanan, performa dan pengendalian. Kabin yang nyaman untuk empat orang dewasa menyuguhkan kenikmatan perjalanan bagi penggunanya kemanapun tujuannya.

Meningkatnya ketinggian mobil memberikan visibilitas yang sangat baik, selain itu dimensi tubuhnya yang kompak menjadikan mobil ini lebih mudah untuk bermanuver dalam menghadapi berbagai kondisi jalan dan lalu-lintas. Mazda menjamin performa standarnya untuk berakselerasi, bermanuver, dan melakukan pengereman telah meningkat secara dramatis.

SKYACTIV-VEHICLE DYNAMICS

Fitur G-Vectoring Control Plus (GVC Plus) ini merupakan pengembangan yang dimiliki oleh Mazda CX-30 yang menjadi bagian dari SKYACTIV-VEHICLE DYNAMICS. GVC Plus menambahkan kendali yaw moment langsung melalui rem. Hal ini memungkinkan mobil untuk dapat mengatasi manuver penghindaran darurat dengan lebih baik dan menawarkan pengendalian yang meyakinkan di berbagai situasi, termasuk saat perubahan lajur dengan kecepatan tinggi dan berkendara di jalan yang licin.

KODO – Soul of Motion

Evolusi terbaru desain KODO – Soul of Motion dari Mazda mengekspresikan bentuk baru keanggunan yang terinspirasi oleh nilai-nilai estetika Jepang. Berbagi konsep yang sama, CX-30 dikembangkan untuk menciptakan desain yang baru untuk sebuah compact crossover. Berdasarkan konsep desain ‘Sleek & Bold’, proporsinya menggabungkan ketangguhan sebuah SUV dengan keindahan yang mengalir dan luwes layaknya coupe.

Interior

Desain kabin CX-30 didasarkan pada filosofi desain yang berpusat pada manusia (human-centric) khas Mazda dan arsitektur tradisional Jepang dengan memanfaatkan penggunaan Ma atau ruang kosong.

Lapisan sekunder berbentuk sayap terpasang di area atas dashboard. Mengalir secara horizontal dari bagian atas panel instrumen ke ujung trim pintu di sisi penumpang, menghasilkan atmosfer lapang yang memberi kesan kabin yang luas.

Di bagian kabin depan, ada jarak yang cukup lapang di antara kursi depan, yang memungkinkan tata letak konsol tengah yang lebih luas dan sandaran tangan (armrest) bagian tengah yang luas. Kursi belakang juga luas dan memiliki armrest tengah yang lebar dan armrest pada pintu yang memungkinkan penumpangnya mendapatkan posisi duduk yang nyaman dan santai.

Kabin yang luas dan jarak yang cukup jauh antara kursi memudahkan orang di depan untuk berbalik dan menghadap orang di baris belakang. Pada saat yang sama, penumpang di belakang dapat dengan mudah melihat wajah penumpang depan. Hasilnya adalah ruang kabin yang mendorong komunikasi di antara para penumpang.

Di bagian paling belakang, kompartemen bagasi menawarkan ruang lapang dengan bukaan pintu bagasi yang besar dan mudah digunakan dalam situasi apa pun.

Active Driving Display

Panel intsrumen tampilan tengah semuanya didesain ulang untuk menyajikan informasi secara sederhana, sementara pilihan huruf yang digunakan disatukan untuk menciptakan tampilan yang menyenangkan dan konsisten. CX-30 mengadopsi layar lebar sebesar 8,8 inci di bagian tengah, yang menawarkan pengoperasian lebih mudah melalui tombol pusat kendali. Melalui layar ini  sistem audio All-new Mazda 3 juga dikendalikan.

Sistem audio standar dilengkapi speaker 3-way sebayak 8 buah speaker dengan Woofer 3L yang dipasang di bagian dalam dashboard, tweeter 2,5 cm di bagian kanan-kiri dashboard, serta squawkers 8cm di bagian atas trim depan dan belakang.

Visibilitas

Posisi duduk pengemudi diatur tinggi untuk memberikan ruang pandang yang jelas dan memberikan pengemudi fokus pada jalan di depannya. Ketebalan dan bentuk pilar-A juga dioptimalkan untuk meminimalkan sudut obstruksi dan titik-titik buta (blindspot).

Setiap detail bentuk pilar dipikirkan dengan hati-hati, termasuk meneliti sejauh mana sudut gerak leher dan mata tidak akan membebani pengemudi. Sebagai hasilnya, desain yang digunakan secara signifikan dapat mengurangi blindspot di depan mobil, memberikan pengemudi pandangan yang leluasa terhadap posisi pejalan kaki atau hambatan potensial ke kanan atau kiri sambil mempertahankan postur mengemudi yang tetap alami.

Pilar C juga dirancang kecil, memberikan visibilitas ke belakang yang baik melalui jendela kecil di belakang, menawarkan pandangan yang jelas dari kendaraan atau benda lain di belakang, terutama saat berganti lajur atau memasuki tempat parkir.

Performa

Di balik kap mesinnya, Mazda CX-30 mengadopsi mesin berbahan bakar bensin SKYACTIV-G 2,0 liter terbaru yang telah mendapatkan pengembangan teknologi sehingga menghasilkan performa dinamis yang lebih baik, efisiensi bahan bakar dan keramahan lingkungan. Distribusi tenaga dan torsi dari jantung pacu ini disalurkan melalui transmisi transmisi otomatis 6-speed SKYACTIV-DRIVE.

i-ACTIVSENSE

Jaminan keselamatan berkendara Mazda CX-30 diberikan oleh filosofi Mazda Proactive Safety, yang merupakan filosofi keselamatan milik Mazda untuk memaksimalkan kondisi dimana pengemudi dapat mengendarai mobil secara aman dan dengan kepercayaan diri yang tinggi. Teknologi  i-ACTIVSENSE juga telah dikembangkan yang merupakan pengendali semua fitur keselamatan di mobil-mobil Mazda.

Pada Mazda CX-30, salah satu fitur keselamatan yang disematkan antara lain sistem Driver Monitoring. Fitur yang menggunakan kamera dan LED infrared dapat mengobservasi kondisi pengemudi saat berkendara sehingga mampu mengetahui tingkat kelelahan pengemudi.

Jika fitur mendeteksi kondisi berkendara yang bahaya, sistem ini akan mengeluarkan bunyi peringatan untuk mengingatkan pengemudi dan bekerja bersama Smart Brake Support (SBS) untuk mengantisipasi kebutuhan pengereman yang lebih baik.