Ban memiliki peranan yang sangat penting dalam kompetisi offroad. Baik itu cabang offroad racing maupun offroad adventure atau expedition, pergerakan besutan-besutan offroad sangat tergantung oleh traksi ban.

Selama ini ban-ban yang peruntukannya khusus untuk lintasan offroad jumlahnya terbilang terbatas. Rata-rata di dominasi oleh merek luar negeri yang didatangkan lewat jalur impor, kalaupun masih produksi dalam negeri harganya pun tidak murah.

Delium sebagai merek ban dalam negeri dibawah pengelolaan PT Industri Karet Deli yang berkedudukan di Medan, Sumatera Utara, menghadirkan solusi ban offroad buatan lokal yang dapat memberikan traksi optimal di lintasan offroad dengan harga yang terjangkau.

Delium Xtreme Xpedition atau dikenal sebagai Delium XX merupakan karet bundar khusus offroad ekstrim yang dikembangkan Delium bersama pelaku offroad kawakan tanah air, seperti Justinus Sjahlim, Musa Idihshah, Syamsir Alam, Agus Salim dan Wahyu Lamban Djatmiko. Saran dan masukan dari para offroader senior tersebut menjadi dasar bagi PT Industri Karet Deli dalam mengembangkan produk barunya, Delium Xtreme Xpedition.

Menurut Edwin Joetan, Kepala Bagian Penjualan PT Industri Karet Deli, pengembangan langsung di lintasan offroad bersama para offroader senior tanah air, membuat ban Delium memiliki beberapa kelebihan yang tak kalah dengan merek ban impor lainnya. Seperti alur di tengah tapak untuk pembuangan lumpur, kombinasi guratan tapak yang memungkinkan tapak ban mengikuti bentuk yang dipijak sehingga traksi lebih baik, lalu pola uni wrap yang membanti daya cengkeram ban di medan offroad dan terakhir adalah pola tapak didesain zig-zag untuk melawan daya dari samping ketika berada di jalan yang miring.

Dijual mulai dari Rp 2,8 juta per buah, Delium Xtreme Xpedition saat ini tersedia dalam rentang ukuran diameter 35 x 10.5 R15  dan 37 x 12.5 R16 Kedepannya Delium Xtreme Xpedition akan tersedia dalam ukuran 31 dan 33 inci.