Derby Romero

Tidak ada yang menyangka, aktor yang kerap berperan sebagai sosok cowok unyu mulai dari awal karirnya di Petualangan Sherina hingga sinetron Diam-Diam Suka ini ternyata memiliki selera garang soal roda dua. Tidak seperti selebriti lainnya yang katanya hobi riding motor besar anyar, Derby yang 8 Juni 1990 di Jakarta lebih suka mengumpulkan motor-motor lawas lansiran Jepang, Inggris dan AS. Bahkan, pelantun Gelora Asmara ini lebih rela menyulap ruang tamu rumahnya di bilangan Pulomas menjadi ruang pajang motor-motor karya bengkel pribadinya. Lalu sedalam apa kecintaan Derby Romero terhadap motor klasik?

Derby Romero 3

Hai Derby, lagi sibuk apa sekarang?

Masih striping sinetron Diam-Diam Suka bareng Dimas Anggara, Yunita Siregar, Febby Blink dan masih banyak lagi.

Langsung saja. Pertama kali masuk ke sini sebenarnya kita sempat kaget, apa benar ini rumahnya artis sinetron Derby Romero. Kok banyak onggokan motor tua begini? Sebenarnya kamu hobi atau apa sih?

Ok. Begini, sebenarnya ini adalah workshop milik saya yang kebetulan ada di dalam rumah tinggal milik orang tua saya. Awalnya workshop ada di dalam garasi. Namun lantaran saya tidak punya ruang yang cukup untuk menyimpan motor hasil karya saya yang sudah jadi, akhirnya saya minta ijin ke mama untuk menyulap ruang tamu jadi ruang pajang. Eh, diijinin.. Ya begini jadinya.

Derby Romero 10

Hobi kamu ini ditularin siapa?

Bokap. Kebetulan dulu almarhum bokap mainnya H-D sama motor klasik. Kalau untuk mobil beliau sempat ngebangun sendiri VW Karmann Ghia, Chevy Impala, Chevy Bel Air, Porsche 911 Carrera dan yang terakhir lagi bangun Fiat Abarth untuk dipakai di reli. Karena sepeninggal bokap mobil-mobil itu nggak ada yang mengurus dan saya juga enggak notice lantaran gandrung sama motor, ya akhirnya mobil koleksi bokap tadi dijual.

Lalu kalau urusan motor, siapa yang mengispirasi kamu?

Nah ini yang seru. Untuk gaya café racer juga bokap yang ngasih tahu. Makanya saat scene motor di sini masih ramai di Jap Style, saya justru sudah main café racer.

Derby Romero 9

Motor pertama kamu?

Motor pertama saya itu Honda GL 100 yang saya beli Rp 1,5 juta terus dibangun café racer. Motor itu enggak berani saya bawa pulang, akhirnya cuma disimpan di lokasi syuting. Setelah itu saya sempat beli Yamaha Virago, Honda CL360, Honda CB 750 yang sekarang lagi dibangun di Kick Ass Chopper dan Honda CB400. Maunya sih ngumpulin semua motor Honda.

Lalu bagaimana ceritanya sampai kamu diijinkan enggak hanya bawa motor, bahkan bikin bengkel motor?   

Menyambung cerita di atas, akhirnya saya memberanikan diri buat bawa motor-motor itu pulang ke rumah. Sempat ada perdebatan sedikit, tapi akhirnya nyokap ngijinin. Alasannya biar anaknya punya hobi and duitnya ketahuan lari kemana daripada nggak jelas. Paling buat beli ban, beli gir dan lain lain.

Derby Romero 8

Ceritakan soal bengkel kamu ini dong

Awalnya ini workshop pribadi. Namun lama kelamaan ada juga temen-temen dan sahabat yang minta tolong buat benerin hingga modif motornya. Yah sambil belajar saya kerjain motornya. Akhirnya, jadilah bengkel ini pakai nama Flash Rabbit. Sebenarnya nama itu tadinya mau digunakan untuk nama clothing line saya yang isinya baju-baju biker.

Motivasi kamu bikin bengkel?

Kalo buat saya, motor itu seperti kanvas. Its ok kalau kamu mau dandanin motor dengan budget yang pas. Tapi saat jadi gayanya ngasal yang pentin custom aja, nah saya enggak suka seperti itu. Kalau kamu memang niat custom, ya dicustom yang benar jangan sampai jadinya nanti kayak motor sampah. Jadi sebenarnya saya mau ngajak mereka belajar bareng bahwa custom itu enggak harus mahal-mahal banget. Enggak harus pakai parts yang high end kok, tapi hasilnya motor tetap maksimal. Sama satu hal  lagi, saya mau memberikan knowledge kalau lagi riding di jalan ya jangan ugal-ugalan lah.

Derby Romero 2

Kenapa kamu malah hobi koleksi motor tua saat artis yang lain malah beli moge-moge baru?

Enggak tahu ya, mungkin karena bagi saya beli motor baru di showroom enggak ada seninya. Memang enak sih motor baru, masih fresh.. Bercandaaan saya ke temen-temen itu adalah, “Elo belum jadi true bikers kalau belum bisa ngengkol motor Inggris sama tulang kering belum kena selahan.”

Di antara semua motor kamu, sepertinya motor ini yang paling baru?

Iya, ini Triumph Bonneville keluaran 2010. Saya memang suka Triumph, terus menurut  saya ini adalah satu-satunya motor baru yang saya suka dan punya gaya klasik. Dipakai hariannya enak banget. Untuk yang satu ini, gaya nge-customnya juga maunya beda, mau dibikin semakin tua.

Derby Romero 6

Motor idaman kamu apa?

Waaah.. banyak bangeeet.. Tapi yang paling saya idam-idamkan adalah Honda CB750 tahun 70an full orisinil sama Yamaha XS650 full orisinil dan Honda CL450. Kalo Inggrisan Norton ES2 500 gearbox doraemon yang gue beli setelah nuker tambah sama BSA A65 Lightning. Ah, gue BM sih..

Seandainya pensiun dari dunia acting dan nyanyi, apa rencana kamu?

Saya sih pengennya enggak jauh-jauh dari dunia ini. Berada di belakang layar lah. Jadi sutradara atau produser.

Derby Romero 7

Moto hidup kamu apa?

Simpel, moto ini pasti semua orang pernah tahu. No Pain No Gain. Kamu harus ada di bawah, harus ngerasain sakit, baru bisa nanjak ke atas.

Pesan untuk teman-teman yang mau main custom?

Main custom itu enggak sesusah yang dibayangin. Simpel aja, yang penting kamu tahu seninya yang sesuai, yang benar, yang rapi dan detail. Ikuti aturan yang ada dan ride with pride, ride with attitude.