Secara perlahan tapi pasti, kehadiran mobil hybrid dan listrik di Indonesia mulai marak. Jumlah fasilitas pengisian listrik umum pun sudah mulai merambah ke pusat perbelanjaan dan perkantoran. Artinya negeri ini mulai siap untuk menyambut era elektrifikasi kendaraan.

Saat ini hampir seluruh pabrikan kendaraan bermotor memiliki produk kendaraan hybrid atau listrik. Termasuk pabrikan asal China sekalipun, memiliki produk kendaraan berbasis energi terbarukan dan ramah lingkungan demi kesejahteraan bumi dan seisinya.

DFSK sebagai salah satu produsen muda otomotif di tanah air pun ikutan berelektrifikasi lewat produk-proudk terbarunya. Tak hanya bermain di segmen kendaraan penumpang, DFSK juga merilis kendaraan listrik untuk segmen kendaraan komersial.

Momentum GAIKINDO Indonesia International Commercial Expo atau GIICOMVEC 2020 lalu dimanfaatkan DFSK untuk memperkenalkan inovasi kendaraan listrik komersial perdananya di tanah air, yakni DFSK Gelora E. Mobil niaga berbasis teknologi Battery Electric Vehicle (BEV) tersebut  berbentuk sebuah van yang diklaim multiguna untuk berbagai kebutuhan.

DFSK Gelora E sebagai kendaraan yang syarat akan teknologi unggul dan modern siap melayani berbagai kebutuhan konsumen di Tanah Air, khususnya di ceruk model minibus dan blind van. Ada sejumlah keuntungan dan nilai lebih yang ditawarkan oleh DFSK Gelora yang siap mengakomodir berbagai kebutuhan konsumen.

DFSK mengklaim bahwa Gelora E dipastikan hemat biaya energi hingga 48%, bebas emisi, energi listrik bebas polusi, tidak membahayakan lingkungan, dan sangat cocok untuk tempat perlindungan lingkungan dan tempat wisata. Bahkan melalui sebuah hitungan, DFSK Gelora hanya mengkonsumsi 0,145 kWh per kilometer yang setara dengan Rp239 per kilometer.

DFSK juga merilis varian Gelora berbahan bakar bensin 1.5 liter DVVT

Catatan ini jauh lebih irit dibandingkan dengan model serupa berteknologi mesin pembakaran (internal combustion engine/ICE) yang mengkonsumsi energinya Rp463 per kilometer (untuk sebuah mobil dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 16,5 Kilometer/liter).

Penggunaan DFSK Gelora E sebagai kendaraan komersial dapat diterapkan di berbagai bidang, terutama di bidang transportasi umum, logistik perkotaan, dan kendaraan khusus yang memiliki kelebihan dan kemampuan beradaptasi lebih unik. Di bidang transportasi umum dan logistik perkotaan, DFSK Gelora E didukung dengan pengisian fast charging sebanyak 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer. Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A.

Tidak ketinggalan soal keamanan, DFSK Gelora E sudah mengadopsi langkah-langkah perlindungan seperti perlindungan isolasi, perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai dalam kondisi ekstrim. Selain itu, desain bodi tahan benturan yang kokoh, ditambah dengan sistem ABS dan EBD untuk memastikan keselamatan berkendara pengemudi dan penumpang sehingga dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

DFSK Gelora memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) yang memberikan kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadukan dengan kemampuan berkendara yang mantap. Sebagai model minibus, DFSK Gelora memiliki kapasitas maksimal 11 jok untuk penumpang, dengan konfigurasi yang fleksibel mulai dari 2/7/9/11 sesuai dengan kebutuhan. Beralih untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic) sangat cocok untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik, katering, aplikasi khusus perkotaan, dan aspek lainnya.

DFSK Gelora E diperkirakan akan siap dijual dengan harga Rp489 – 499 juta untuk tipe MB dan Rp469 – 479 juta untuk tipe BV. Estimasi harga Gelora versi listrik tersebut sudah termasuk bea cukai dan tidak termasuk pajak barang mewah.