Gelaran The Distinguished Gentleman’s Ride yang ke-3 berlangsung cukup meriah. Tidak kurang dari 2000 riders yang berdandan ala gentleman dengan mengenakan suit dan tampil dapper tumpah ruah ke jalan raya ibu kota pada Minggu (27/09). Acara yang rutin dihelat setiap tahun ini diadakan serentak di 400 kota lain yang tersebar di seluruh dunia. Atas nama kemanusiaan, para riders berpesta bersama sekaligus menghimpun dana yang akan didonasikan untuk riset kanker prostat.

DGR-Jakarta-2015-45

Berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, ajang DGR Jakarta 2015 tahun ini mengadopsi konsep Reli Wisata. Tujuannya tentu saja agar prosesi riding tambah nyaman setelah menghindari penumpukkan di beberapa titik macet. Alhasil panitia DGR harus menentukan beberapa titik check point.

DGR-Jakarta-2015-45

“Hal-hal seperti itulah yang membuat kami mengubah konsep DGR 2015 dengan menerapkan titik poin daripada rute. Dengan titik poin peserta bisa lebih jelas tujuannya dan tidak terpencar. Soal polanya terserah mereka, yang penting mereka paham start dan tujuannya,” jelas Sammy Bramantio, salah satu penggagas acara ini.

DGR-Jakarta-2015-45

Di DGR Jakarta 2015 kali ini, kebebasan diberikan sepenuhnya oleh para riders untuk berkendara, baik untuk waktu ataupun rute. Check point yang disediakan panitia terletak di Bursa Motor Parkir Timur Senayan, Darling Rice Club, Beer Garden Menteng dan terakhir di Beer Garden SCBD.

DGR-Jakarta-2015-45

Dengan pola baru yang ditetapkan, kepadatan jalan pun dapat terhindari. Para riders berjalan sesuai dengan kebijakan rombongan mereka masing-masing. Ada yang start dari Burtor Senayan langsung ke check point ketiga di Menteng, atau bahkan ada yang setia mengikuti pola check point yang ada. Pastinya, mereka kembali berkumpul di lokasi finish, yaitu Beer Garden SCBD. Para riders tampak santai melepas penat sekaligus menunggu rekannya yang lain.

DGR-Jakarta-2015-45

“Harapan kami di DGR Jakarta selanjutnya adalah lebih banyak yang bisa berpartisipasi, lebih ramai dan mungkin check point nya lebih banyak. Lebih banyak pihak yang terlibat pula jelasnya, karena ini dasarnya adalah event charity sebagai bentuk kepedulian terhadap penyakit, semakin banyak pihak terlibat semakin baik,” tutup Rizky Mandra, founder Sekepal Aspal lainnya yang juga pemrakarsa acara ini. See you next year!