Berkaca pada penyelenggaraan tahun lalu yang berbenturan dengan GIIAS 2015, Dyandra Promosindo menarik jadwal pelaksanaan IIMS 2016 ke awal tahun, tepatnya tanggal 7-17 April 2016. Pihak penyelenggara mengaku bahwa pengambilan keputusan ini bukan tanpa risiko mengingat kecenderungan APM yang biasanya meluncurkan kendaraan anyar pada semester kedua.

“Memang benar belum banyak varian baru tapi bukan berarti tidak ada. Beberapa APM sudah memastikan akan me-launching produknya di IIMS 2016,” jelas Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo dalam konfrensi persnya, Kamis (10/12) di Jakarta.

Masih menurut Hendra, bulan Maret-April merupakan masa-masa genting untuk pasar otomotif Indonesia. Kendati begitu, Hendra melihat IIMS 2016 bisa berperan merangsang pertumbuhan pada awal tahun. Dan hal ini diakuinya mendapat apresiasi dari APM.

Untuk meraih angka penjualan yang gemilang, pihak penyelenggara tidak hanya menaruh harap pada produk yang bakal rilis tapi juga kontribusi produk yang telah eksis. “Beberapa produk yang bisa diandalkan itu Toyota Innova, Honda BR-V, dan Ford Everest,” sambung Hendra.

Untuk IIMS 2016, pihaknya mematok peningkatan total penjualan sebesar 20 persen dari angka yang didapat acara tahun lalu (1,6 triliun). “Kita berharap meningkat 20 persen sehingga jadi Rp2 triliun,” imbuh Hendra. Pameran otomotif yang nanti akan menggunakan Hall B3 dan C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta tersebut ditargetkan bisa mengundang 380.000 pengunjung.

Teks & Foto : Mada Prastya