Apa sih yang mengganjal di benak saat akan melakukan servis kendaraan? Waktu tunggu yang tidak pasti, lamanya pelayanan dan ketidakjelasan masalah. Ya, hal-hal tersebut kerap kali menjadi momok pelanggan dan membuat mereka malas untuk pergi ke bengkel.

Bertekad untuk mengembangkan layanan purna jual lebih lagi, Daihatsu meluncurkan program Daihatsu Service Management (DISM) di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIIAS) 2015 pada Senin (24/8). PT Astra Daihatsu Motor mengklaim bila program ini akan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dengan lebih hebat lagi.
“Kustomer sekarang sudah semakin kritis. Maka kami membuat sebuah standar baru untuk meningkatkan pelayanan,” jelas Lili Herman, After Sales Service and Logistic Division head PT Astra International – Daihatsu Sales Operation.
Standar baru DISM akan berupa langkah-langkah sistematis. Pelanggan akan diingatkan akan jadwal servis kendaraan melalui database yang ada. Selanjutnya mereka ditawarkan untuk melakukan booking demi menghemat waktu. Bila tidak maka mereka dapat mengurusnya saat akan memasuki dealer dengan pelayanan saat berada di Pos Sekuriti.
Selanjutnya, proses servis akan dilakukan dengan metode baru yang diklaim mampu menghemat waktu tunggu. “Bahkan setiap langkah mekanik diatur, dari mobil hingga peralatan, semua dirancang khusus oleh tim kami,” beber Lili.
Saat proses servis selesai dan kendaraan sudah dioperasikan kembali, akan ada follow up dari Daihatsu tiga hari setelahnya. hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bagian yang terlewat dan kepuasan pelanggan terjamin.
DISM akan hadir di 11 bengkel resmi kota-kota besar dengan tingkat permintaan tertinggi. Diantaranya adalah Astra Daihatsu BSD, Astra Daihatsu Cibubur, Astra Daihatsu Cibereum, Astra Daihatsu Jl. Majapahit Semarang, Astra Daihatsu Malang, Astra Daihatsu Makassar, Tunas Matraman, ASCO Bekasi dan Astrido Otista.
“Kami berharap dengan adanya penerapan DISM, pelanggan mendapat pengalaman terbaik saat melakukan servis di bengkel resmi Daihatsu,” tutup Lili.