Dunia modifikasi khususnya tuning pada bagian mesin, tak terlepas dari perlunya sebuah alat pengukur jumlah tenaga mesin pascamodifikasi. Alat bernama dynamometer ini memberikan tingkat kepresisian tinggi dari sebuah hasil pengerjaan modifikasi secara aktual dan realistis dari pengukuran pada roda.

Di Indonesia sendiri, peminat modifikasi yang haus akan mobil bertenaga besar dan berkecepatan tinggi terus bertumbuh. Tak hanya datang dari para pelaku kompetisi, namun juga banyak yang datang dari para pelaku yang sekadar hobi.

Jelang digelarnya pameran AutoPro Indonesia 2017 mendatang, salah satu produsen alat dynamometer Dyno Dynamics dikabarkan akan hadir pada pameran aftermarket terbesar di Indonesia tersebut. Pameran ini rencana akan digelar di Jakarta Convention Centre pada 23-25 Februari 2017.

Pabrikan sasis dynamometer asal Sydney, Australia ini akan membawa sebuah alat pengukuran tenaga mesin yang revolusioner dan inovatif yang diklaim sanggup mengukur output mesin pada mobil hingga bertenaga 2.000 dk.

Managing Director Dyno Dynamics, Alan Evans menyebutkan pada pameran AutoPro Indonesia 2017 mendatang kami akan membawa alat dynamometer produksi kami yang mampu menangani mobil bertenaga lebih dari 2.000 hp pada roda (ATW). Di masa depan, produk ini akan dibutuhkan mengingat pesatnya perkembangan pasar otomotif dan modifikasi di Indonesia.

“Ketika kami mendengar tentang Autopro, kami bertekad untuk ikut serta didalamnya dan kami bangga bermitra dengan Autopro. Kami ingin menunjukkan kepada industri aftermarket otomotif Indonesia khususnya para tuner mesin modifikasi apa yang sedang tersedia di pasar saat ini,” tambah Alan.

dyno-dynamics-torana

Produk utama Dyno ini adalah 2WD & 4WD Dynotech Chassis untuk kendaraan bermotor. Mereka telah membuat sejumlah dynamometer 4WD Chassis quad yang memiliki 4 retarder dan dapat menangani kendaraan berpenggerak 4×4 yang mampu memproduksi tenaga lebih dari 4.000 dk di roda.

Lebih lanjut Alan menjelaskan pihaknya telah berhasil memproduksi model Dynotech oleh Dyno Dynamics Twin Retarder untuk kendaraan roda empat yang pernah meraih rekor dunia untuk pengukuran tenaga on wheels terbesar. Saat itu Jake Edwards seorang modifikator asal Australia berhasil membuat sebuah Chevy Torana dengan mesin V8 Big Block bertenaga 2.084 dk on wheels pada 2015 lalu.