Bulan Ramadhan ini sungguh terasa berbeda. Euforia yang biasanya hadir di awal bulan puasa, kini sedikit redup akibat pandemi virus Corona yang melanda Indonesia.

Masyarakat yangbiasanya antusias menyambut datangnya bulan Ramadhan, agenda-agenda buka puasa bersama dengan rekan kerja, kolega dan teman kini terpaksa tidak terselenggara akibat masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terus diperpanjang hingga pandemi berakhir.

Otomatis kini kita banyak menghabiskan waktu di rumah, bersama keluarga. Seluruh aktivitas pekerjaan, hingga urusan perawatan kendaraan, semua dilakukan di rumah. Sedikit banyak memang kita dituntut untuk dapat mengerjakannya secara mandiri.

Tentunya bukanlah sebuah perawatan kendaraan dengan klasifikasi pekerjaan yang berat. Seperti misalnya perawatan mekanis yang membutuhkan alat-alat khusus perbengkelan, maupun detailing kendaraan yang biasa dikerjakan oleh profesional dibidangnya.

Banyak pekerjaan perawatan ringan yang bisa kita kerjakan sendiri di rumah. Semisal sekedar membersihkan interior mobil, agar kondisinya tetap terjaga sehat dan nyaman saat digunakan. Hal ini dengan mudah dapat dilakukan oleh siapa saja di rumah, tanpa memerlukan alat-alat khusus dan dapat dilakukan di waktu senggang, sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Hal sekecil ini jadi begitu penting. Menurut Hyundai Motors Indonesia, pembersihan kabin mobil dapat diprioritaskan mengingat kabin mobil dapat menjadi sebuah potensi besar berkembangnya virus dan bakteri jika tidak dibersihkan secara rutin dan tepat. Menurut penelitan yang telah dilakukan oleh para ahli kesehatan dunia, virus dan bakteri yang tak terlihat ini dapat bertahan menempel di permukaan benda mati selama beberapa jam, hingga beberapa hari.

Agar tak salah langkah, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) dan kami akan bantu meringkasnya, agar Anda dapat melakukan pekerjaan ini sendiri di rumah.

Pekerjaan pertama adalah mulailah dengan menjaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri dengan mengenakan sarung tangan dan masker non medis.

Kedua siapkan alat-alat bantu seperti lap kain serat mikro, lap karet (chamois), sikat gigi bekas dan penyedot debu (bila ada).

Ketiga keluarkanlah seluruh barang-barang yang ada di dalam mobil dan bersihkan satu persatu dengan lap karet (chamois) lembab untuk mengeliminir debu dan kotoran di permukaanya.

Keempat, mulailah mensterilkan dan membersihkan bagian interior yang sering terkena pegangan tangan menggunakan lap karet (chamois) lembab. Diantaranya lingkar kemudi, tuas persneling, tuas rem parkir, tombol kaca serta tombol aktivasi lampu dan wiper.

Bila ada, sedotlah debu-debu yang menempel pada permukaan jok dan bagian karpet menggunakan mesin penyedot debu, bila tidak ada cukup bersihkan dengan lap karet (chamois) lembab untuk mengangkat partikel debu dan kotoran. Gunakanlah sikat gigi bekas untuk menjangkau bagian-bagian yang sulit.

Kelima lap seluruh kaca mobil bagian dalam menggunakan lap kain serat mikro untuk menghilangkan kotoran dan bekas-bekas sentuhan jari pada permukaannya.

Keenam atau terakhir, bukalah seluruh pintu  dan kaca mobil untuk membuat udara bersikulasi agar kabin terasa lebih segar dan sehat.

Bila memungkinkan, kabin mobil dapat disemprot dengan cairan disinfektan khusus yang dapat dipercaya kualitasnya. Cairan disinfektan yang mengandung alkohol 70% memang teruji klinis mampu memberantas virus dan bakteri yang menempel di permukaan metal, namun sebaiknya tidak untuk digunakan pada material berpermukaan kulit atau plastik karena dapat merusak warna dan tekstur.

Pastikan bila menggunakan bahan-bahan pembersih, aman untuk penggunaan terhadap permukaan atau material yang ada di seputar kabin mobil.