1-CC-19152

Menurut Dr. Volkmar Denner, Pemimpin Manajemen Bosch, beberapa tahun mendatang, otomobil akan mengalami perubahan yang signifikan. Lalu lintas di masa depan akan menjadi elektrik, otomatis, dan saling terhubung. Ia juga menyampaikan bahwa kemudi otomatis akan dapat mengurangi jumlah kecelakaan secara drastis, dengan kata lain meningkatkan keamanan lalu lintas. Ditambah lagi, lalu lintas yang lancar membantu mengurangi konsumsi bahan bakar.

Hal inilah yang akhirnya memotivasi Bosch, selaku perusahaan global penyedia teknologi dan jasa terkemuka, untuk terus mengembangkan sistem kemudi otomatis total di jalan raya.

Ya, sistem kemudi otomatis ini dipercaya akan mampu mengurangi kecelakaan lalu lintas, yang kebanyakan terjadi karena kelalaian pengemudi. Sistem kemudi otomatis menyeluruh diperkirakan akan dapat diterapkan sekitar enam tahun lagi, yaitu pada 2020.

“Paling lambat tahun 2020, teknologi yang dibutuhkan bagi alat kemudi otomatis secara penuh akan mencapai kesempurnaan. Dan dalam dekade yang akan datang, kami berharap dapat melihat alat kemudi otomatis yang sempurna,” ujar Denner.

Dan menurut info, di 2016 pihak Bosch ada 2016, akan mengeluarkan 1 miliar euro untuk memasarkan sistem bantu pengemudi ini. Dan tim proyek “Kemudi Otomatis” dari Bosch dibentuk pada 2011 ini rencananya akan langsung melakukan tes drive pada kondisi lalu lintas sebenarnya, agar membantu mempercepat proses pengembangan teknologi ini.

Bila telah sempurna, sistem ini memungkinkan penumpang untuk cukup duduk di dalam mobil dan kendaraan akan bergerak dengan sendiri secara sepenuhnya. Kendaraan juga akan mampu mencari jalanan paling efisien untuk dilewati sehingga lebih hemat bahan bakar.