Perhelatan mobil klasik paling akbar di muka bumi, Techno-Classica Essen telah berakhir. Dan sebagai puncak dari ajang yang digelar 15-19 April silam ini adalah hadirnya beberapa mobil klasik jagoan yang bertarung di ajang Concours d’Elegance untuk memperebutkan gelar bergengsi, “Best of Show.”

Lepas penjurian yang dilakukan oleh para ahli dari Federation international des Vehicules Anciens (FIVA) serta melibatkan tim juri yang terdiri dari para jurnalis internasional, terpilih satu mobil yang pantas untuk disematkan predikat “Best of Show.” Dia adalah Ferrari 250 GT Pininfarina Cabriolet Seri 1 milik Axel Schuette.

Mobil produksi 1957 ini dianggap sebagai salah satu karya terindah yang pernah diproduksi. Sebanyak 40 unit Ferrari 250 GT Cabriolet pernah diproduksi Pininfarina antara 1956 sampai 1959, yang 4 unit diantaranya merupakan model purwarupa.

Menilik dari tampilan, sekilas tidak ada perbedaan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan Ferrari California Spider. Namun sebagian besar Ferrari 250 GT Cabriolet yang keluar dari workshop Pininfarina lebih detail berdasarkan pesanan sang pemilik.

Maka tak heran jika banderolnya saat itu lebih tinggi ketimbang saudaranya. Jika Ferrari California Spider dijual dengan harga US$ 11.950, maka Ferrari 250 GT Cabriolet Pininfarina bisa US$3.000 lebih mahal. Banderol tersebut juga US$2.500 lebih tinggi dibanding kompetitornya, Berlinetta.