Ferrari Portofino menjalani debut dunianya di hadapan konsumen brand berlambang Kuda Jingkrak. Kehadirannya bisa dibilang adalah sebagai pengganti Ferrari California T.

Ferrari Portofino – yang namanya diambil dari salah satu kawasan pesisir termasyur di Italia – menggunakan mesin 3.900 cc V8 pengembangan dari milik Califoria T. Mesin yang semula ‘hanya’ menghasilkan tenaga 552 daya kuda tersebut kini bisa mencapai 591 daya kuda.

Tambahan ekstra tenaga yang didapat merupakan hasil penggunaan sejumlah komponen baru, mulai dari piston, connecting rods, desain intake, header kenalpot, peranti lunaknya, sampai menejemen semburan turbo.

Uniknya, torsi masih terbilang sama, yaitu ada pada figur 560 lb-ft. Melengkapi mesin tersebut, Ferrari Portofino menggunakan transmisi 7-percepatan dual-clutch.

Ferrari juga melakukan ubahan pada sasis dan diklaim mereduksi bobot seiring menambah ‘kekakuannya’.

Sebagai gambaran performanya, Ferrari Portofino diklaim bisa menghabiskan 0-100 km perjam dalam 3,5 detik. Sementara itu top speed mendekati 322 km perjam.

Aspek pengendalian Ferrari Portofino seharusnya sangat baik. Mengingat produsen melengkapinya dengan generasi ketiga electronic rear differential yang juga tersambung dengan sistem kontrol traksi F1-Trac.

Sementara itu bicara desainnya, Ferrari mendeskripsikan grand tourer barunya ini sebagai mobil yang bergaya agresif dengan konfigurasi fasback two-box.