Pengelolaan bisnis secara digital bersamaan dengan fisik, kini terus dikembangkan perusahaan guna memperoleh kepuasan konsumen dalam mengakses sebuah produk. Termasuk Goodyear, di Amerika Serikat, pabrikan karet bundar ini berkolaborasi dengan Stratim sebagai perusahaan startup teknologi dalam mempelopori program pemeliharaan ban.

Goodyear Tire & Rubber Company dengan teknologi artificial intelligence nya berkolaborasi dengan STRATIM untuk membantu pemilik industri kendaraan On-Demand dalam memprediksi kapan waktu yang tepat untuk melakukan perbaikan atau pergantian ban. Bisnis On-Demand merupakan model bisnis yang terlahir dari keinginan konsumen untuk memenuhi kebutuhan barang maupun jasa dengan proses yang praktis dan fleksibel dalam hal waktu pemesanan.

Goodyear melihat bisnis transportasi On-Demand sebagai pasar yang sedang berkembang. Hal ini juga terjadi di Indonesia, sejumlah startup secara serius mengembangkan bisnis layanan On-Demand yang sejauh ini terlihat menjanjikan, seperti layanan transportasi online maupun tranportasi logistik yang sudah merambah hampir diseluruh kota di Indonesia. Dalam bisnis berkonsep On-Demand, kecepatan waktu adalah hal yang sangat krusial karena bergerak berdasarkan permintaan konsumen tentu akan berbeda dengan sistem bisnis konvensional.

“Kami menyadari bahwa jarak tempuh kendaraan semakin meningkat, seperti yang terlihat dari aplikasi dari 15.000 mil per tahun menjadi 5.000 mil per bulan. Hal ini yang menyebabkan permintaan terhadap pemeliharaan ban juga meningkat, terutama bila pemilik bisnis transportasi On-Demand mempertimbangkan kenyamanan dan keamanan pelanggannya” ujar Chris Helsel, Chief Technology Officer Goodyear.

Wicaksono Soebroto, Head of Communications PT Goodyear Indonesia, Tbk. mengatakan “Kemajuan teknologi membuat masyarakat dengan mobilitas tinggi semakin mudah menjangkau suatu tempat, tak heran jika layanan On-Demand seperti transportasi online juga meningkat. Sebagai pemilik jaringan layanan pemeliharaan ban terbesar di Amerika Serikat, kami terus melakukan inovasi agar program ini juga dapat di terapkan di Indonesia sehingga kami dapat berkolaborasi dengan pemilik perusahaan tranportasi On-demand dalam melakukan pemeliharaan ban.”