Renault Duster

Penat dengan rutinitas sehari-hari dirasa cukup umum bagi orang-orang yang hidup dikota besar seperti Jakarta. Tidak sedikit yang mencoba untuk menghilangkan penat dengan bepergian keluar kota. Tim thegaspol.com pun terkandang ingin get lost ke suatu tempat baru. Berbekal informasi dari salah satu web kami pun mencoba untuk menyegarkan benak, menuju suatu tempat di daerah Puncak, Bogor.

Renault Duster

Tempat yang menjadi tujuan kami adalah Eagle Hills, tepat didaerah Mega Mendung. Tempat yang cukup indah pemandangannya karena terletak disalah satu bukit kecil di daerah gunung Salak. Pemandangan yang tidak biasa anda bisa dapatkan di tempat ini, dengan total luas sekitar 12 Ha, Eagle Hills cukup asri untuk disambangi. Di tempat ini juga tersedia camping ground serta pondok melati, rumah kayu dan VIP room.

Renault Duster

Tujuan sudah ditentukan, saatnya memilih tunggangan untuk menuju kesana. Terdapat beberapa opsi kendaraan yang dapat kami pinjam di kantor. Tetapi pilihan kami jatuh kepada mobil buatan Prancis, Renault Duster. Dan akhirnya weekend pun tiba, tak perlu menunggu lama kami pun berkumpul pada pagi hari dan memperisapkan perjalanan kami. Sekilas Renault Duster terlihat mirip dengan Nissan x-Trail dibagian grill nya. Terpampang dengan jelas di tengah grill terdapat logo Renault berukuran besar yang membuat kami semakin penasaran seperti apa ketangguhan mobil ini.

Renault Duster

Karena Cuaca yang cukup panas setelah menaruh barang di bagasi kami pun langsung masuk kedalam kabin, inilah kali pertama kami masuk kedalam Renault Duster ini. Kami langsung dihadapkan dengan dashboard two-tone berwarna abu-abu dan beige serta lingkar kemudi three spoke yang ditengahnya berlambang Renault berwarna chrome. Menariknya di sudut dashboard terdapat tulisan SRP Airbags, yang artinya mobil ini telah dilengkapi teknologi rem ABS, EBD, dan BA.

Renault Duster

Tak menunggu lama kamipun menuju ke tujuan kami sebenarnya, perjalanan pun melewati jalan tol dalam kota dan melewati tol Jagorawi. Dalam perjalanan kamipun mencoba performa mobil berkapasitas 1.5 liter 4-silinder ini, tenaga yang dihasilkan sebesar 83 dk dirasa cukup untuk membelah kepadatan lalu lintas jalan tol pagi itu.

Renault Duster

Bantingan suspensi cukup keras menambah kestabilan kendaraan saat melibas di jalan tol dan jalan yang ‘kurang baik’. Nyamannya mobil ini hanya sedikit memiliki gejala bodi roll yang membuat guncangan di dalam kabin dapat ditolerir.

Renault Duster

Singkat cerita kami sampai di jalan masuk menuju Eagle Hills, masuk melalui jalan kecil yang cukup hanya untuk 2 kendaraan kami mencoba memacu kendaraan ini. Jalan yang dilalui tidak begitu mulus, terdapat banyak lubang dan belokan-belokan tajam membuat kami sedikit berhati-hati. Kemudian kami pun dihadapkan dengan tanjakan terjal, perlu anda ketahui torsi yang dihasilkan mobil ini sebesar 200 Nm cukup mudah untuk melahap setiap tanjakan terjal yang dihadapi tentunya. Pedal gas pun di ‘bejek’ untuk melahap setiap tanjakan dan kelokan yang kami hadapi.

Renault Duster

Akhirnya kami sampai di puncak bukit, terlihat hamparan kombinasi hutan pinus dan lapangan hijau tempat ground camping. Kelelahan kami pun terhapuskan saat melihat keasrian lingkungan, kamipun menyempatkan menyusuri sungai mungil yang terletak agak mendalam dan cukup langka ditemui.