Warna mobil biasanya bisa mewakili kepribadian penggunanya. Warna cerah umumnya mewakili karakter pengguna muda dan aktif, sebaliknya warna ‘kalem’ umumnya dimiliki oleh sosok yang elegan dan cenderung lebih dewasa. Meskipun tak sedikit juga pengguna mobil berwarna ‘kalem’ hanya ingin main aman demi mendapatkan resale value terbaik.

Setiap tahun para desainer spesialis warna dan striping dari masing-masing wilayah berkumpul di GM Design Center di Amerika Utara untuk mendiskusikan warna-warna pilihan yang akan digunakan pada kendaraan-kendaraan yang akan diluncurkan, berdasarkan masukan  dari pengguna, dan para pemasok, serta mengacu kepada tren warna-warna terkini di industri otomotif. Oleh karena itu, GM selalu hadir dengan berbagai ragam warna kendaraan kepada para konsumen sesuai dengan minat dan karakteristik di setiap wilayah yang berbeda.

Sebagai contoh, sebagian besar konsumen Asia menyukai warna putih, hitam, silver, dan abu-abu karena warna-warna netral ini sangat populer dan mungkin dapat mempertahankan harga tetap tinggi ketika mereka ingin menjualnya kembali. Sementara itu, sebagian konsumen lain menginginkan warna-warna yang lebih cerah untuk mengekspresikan kepribadian mereka. Dengan alasan inilah, para desainer GM  mempersiapkan beragam warna-warna trendi kepada konsumen, seperti Merry Berry Me Metallic pada varian Spark atau Coppertino untuk SUV Trax, di mana warna ini tidak tersedia pada model lain.

Lain lagi untuk pasar China. Berdasarkan minat pengguna kendaraan di negara tersebut, warna merah melambangkan kebahagiaan dan nilai-nilai positif, sementara warna putih mencerminkan suatu babak baru dan teknologi pintar, sedangkan warna hitam menunjukkan kekuatan serta kemewahan. Berdasarkan data terbaru, warna merah, putih dan hitam semakin populer di Asia, sementara minat konsumen terhadap warna silver dan abu-abu mulai berkurang.

“Untuk menghadirkan pilihan warna yang tepat, kami selalu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari naik-turunnya permintaan, hingga tren penggunaan warna pada barang-barang konsumsi lainnya seperti perangkat elektronik, fashion, perabot rumah tangga, dan  aspek-aspek lainnya yang dapat membuat kendaraan terlihat lebih menarik,” kata Hongki Kim selaku Color & Trim Chief Designer, GM Korea.

GM bekerja sama secara erat dengan para pemasok cat eksterior guna menghasilkan pola warna yang tepat, di mana beberapa dari mereka secara rutin mengeluarkan temuan mengenai tren-tren warna terkini yang kemudian menjadi pertimbangan GM dan produsen kendaraan lainnya.

Axalta, salah satu pemasok cat mobil, belum lama ini memenangkan gelar Automotive Color of the Year melalui warna golden-bronze “Sahara” karena berhasil merepresentasikan kehangatan, kekayaan dan kekuatan. Chevrolet sempat memperkenalkan warna hampir serupa bernama Coppertino, sebagai warna andalan untuk model Trax di Indonesia tahun lalu.

Warna merah kecokelatan (reddish brown), tembaga (copper) dan rose-gold juga mulai populer di kalangan konsumen,” kata Kim. “Tren warna mengarah menuju nuansa warna ini dengan efek bawah sadar, sehingga konsumen dengan mudah merasa familiar begitu melihatnya,” ujarnya lebih lanjut.