Setelah berhasil menyelesaikan kursus desain busana, Samir Shirazi punya pendekatan unik dalam memahami kendaraan. Desainer asal Iran ini penasaran dan terus dihantui pertanyaan tentang “bagaimana sebenarnya mobil melihat dunia?”

CONCEPTUAL CLASSIC CAR-INSPIRED SUNGLASSES 12

Berawal dari pertanyaan itu, Samir yang sejak kecil tergila-gila pada mobil mulai berkesperimen. Dalam artikelnya untuk situs car culture Petrolicious, Samir mengaku pernah memotret dari dalam ruang mesin Chevy Camaro lansiran 1969.

CONCEPTUAL CLASSIC CAR-INSPIRED SUNGLASSES 3

Bukan mesin yang diprotret. Melainkan, perspektif ke arah depan mobil menembus grille. Samir mendapati hasil fotonya mirip dengan kacamata.  Mulai saat itulah ia jadi giat menciptakan desain sunglasses yang merupakan gabungan dari disiplin ilmu yang ditekuninya dengan minatnya pada kendaraan.

CONCEPTUAL CLASSIC CAR-INSPIRED SUNGLASSES 10

Samir melihat, beberapa mobil memang memiliki fascia layaknya sebuah wajah. Ia menyontohkan, tampilan depan Mercedes-Benz 300 SL “Gullwing” yang ikonik. Dengan menggunakan material seperti model aslinya, desain kacamata itu bisa dengan mudah memberi nuansa “Gullwing” pada penampilan wajah pemakainya.

CONCEPTUAL CLASSIC CAR-INSPIRED SUNGLASSES 1

Contoh lain, datang dari desain yang mengambil basis grille Chevy Camaro 1969. Desain sunglasses itu menggabungkan aplikasi roofline dengan garis bodi pony car tersebut. Di baliknya, desain tersebut coba menyuguhkan fungsi yang tersembunyi. Pengguna bisa melepas lensa kacamata dan menjadikan lensa keduanya sebagai lensa optik.

CONCEPTUAL CLASSIC CAR-INSPIRED SUNGLASSES 9

Sampai sekarang, Samir masih tertarik untuk menekuni ide desain ini dengan brand sungguhan. Karena, Samir percaya lebih baik menjadi desainer yang menciptakan lebih banyak produk ketimbang hanya sebuah mobil.