Boys will be boys, and so will a lot of middle age men! Percaya sama pepatah ini? Mau di belahan dunia mana pun, dalam tubuh setiap pria pasti masih ada sifat anak-anak. Tidak peduli umur sudah kepala dua, tiga bahkan empat, lelaki akan tetap dan terus menggandrungi hobi atau kegemarannya. Mulai dari mengumpulkan model dan die-cast, hingga mengoleksi motor dan mobil. Seperti yang dilakukan oleh pria asal Pulau Dewata ini.

Kecintaanya terhadap olah raga ekstrim membuat pemilik Harley-Davidson XL 1200 Sportster bernama Mr. PPS dimaksud ingin punya motor yang sesuai dengan kepribadiannya. Sekaligus untuk memenuhi hasrat dan kecintaanya terhadap hobi sepeda downhillnya. Tidak perlu berpikir lama, pilihan pun jatuh ke aliran scrambler. Tampaknya gaya modifikasi yang mulai lahir pada pertengahan era 60-an ini dirasa sesuai dengan bisikan hatinya.

HD-Sportster-Scrambler-7

“Modifikasi bergaya scrambler itu mencerminkan kepribadian laki-laki yang suka dengan olahraga ekstrim. Ya seperti saya ini.” ungkapnya.

Memang sepeda motor bergaya scrambler identik dengan medan yang ekstrim. Melahap lintasan cross country, tanah berlumpur hingga bebatuan, bukan masalah. Sebelas dua belas lah dengan sepeda downhill yang menuntut kecepatan dalam menuruni bukit dengan beragam kondisi lintasan.

HD-Sportster-Scrambler-7

Selain itu, ada alasan lain mengapa modifikasi bergaya scrambler dipilih. Menurut pemilik motor yang enggan terekspos tersebut, di daerah tempat tinggalnya masih jarang dijumpai sepeda motor bergaya scrambler. Dengan tekad bulat dan semangat yang menggebu disambangilah bengkel Baru Motor Sport (BMS) untuk merealisasikan keinginannya.

Di bengkel yang bermarkas di bilangan Palmerah ini bukan hal yang sulit untuk mewujudkan keinginan sang kustomer. Meski demikian pemilik bengkel, Ariawan punya racikan khusus agar pelanggannya puas.

HD-Sportster-Scrambler-7

“Untuk bagian mesin sama sekali tidak tersentuh. Namun rangka belakang dipotong agar sesuai dengan bentuk jok.” ujar pria yang akrab disapa Ari tersebut.

Sektor kaki-kaki tampaknya menjadi perhatian utama. Tengok saja sistem redam kejut depan sudah mengaplikasikan model upside down, sedangkan bagian belakan dipercayakan produk berlabel YSS. Dan untuk mengejar bobot ringan, pelek aftermarket yang dibuat dengan proses forging berlabel Carrozzeria pun terpasang.

HD-Sportster-Scrambler-7

Lanjut kebagian bodi, BMS menyulap plat galvanis setebal 1,2 mm untuk membuat beberapa bagian motor seperti cover lampu, spakbor dan lainnya. Sementara untuk tetap menampilkan aura klasik pada motor, tangki model tear drop dipadukan dengan kelir emas pun dipilih

Data Modifikasi :

  • Ban depan : Mettzeler 130/90-17
  • Ban belakang : Mettzeler 170/80-17
  • Pelek : Carrozeria
  • Upside down : Aftermarket
  • Kaliper : Brembo
  • Sok belakang : YSS
  • Breather kit : Figure Machine
  • Setang : Rizoma
  • Riser : KTM
  • Hand guard : SSR
  • Jok : MB Tech
  • Lampu sein : Rizoma
  • Gas Cap : By CCI
  • Bodi : By CCI
  • Knalpot : by CCI

Baru Motor Sport

Jl. Palmerah Barat No. 25, Kebon Jeruk, Jakarta Pusat
021-92925551 / 081915113717 / pin bb 32555bb3