Ajang lelang amal diecast yang digelar pada The 3rd Indonesia Diecast Expo (IDE), 29-30 Oktober 2016 lalu berhasil menjaring dana sebesar Rp. 30 juta. Dan mulai Jumat (11/11) sampai Senin (14/11) silam pihak panitia perhelatan yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta tersebut  telah mendonasikan dana hasil amal dimaksud kepada empat yayasan yang telah ditetapkan sebelumnya. Keempat yayasan yang seluruhnya berada di Jakarta tersebut adalah Yayasan Bina Grahita, Wisma Tuna Ganda, Yayasan Posko Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU), dan Yayasan Sahabat Negeri.

Yayasan Bina Grahita, Wisma Tuna Ganda, dan Yayasan Posko Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU) masing-masing memperoleh Rp. 9 juta hasil dari lelang diecast custom bermotif khas Nusantara. Sementara Yayasan Sahabat Negeri melalui program Aksi Seribu Mainan memperoleh Rp. 3 juta yang merupakan hasil lelang diecast donasi kolektor dan komunitas peserta IDE 2016.

“Kami sangat berterima kasih sekali, semoga anak-anak yang tidak bisa bermain karena sakit bisa lebih terhibur dengan mainan yang akan kami berikan dari uang hasil donasi ini,” ujar Adiss, mewakili Yayasan Sahabat Negeri. Yayasan Sahabat Negeri sendiri telah menyalurkan donasi berupa mainan untuk anak-anak di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya Solo, Tegal, Palembang, Surabaya, dan Malang hasil sumbangan dari seluruh masyarakat melalui program Aksi Seribu Mainan yang sudah bergulir sejak  September lalu.

Sementara di tempat terpisah, Eriman selaku Human Resources Manager Yayasan Posko Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU) mengaku terkejut dengan perhatian yang diberikan Indonesia Diecast Expo. “Luar biasa. Kalangan komunitas mainan ternyata masih memikirkan soal kemanusiaan. Mainan sebagai sesuatu yang kecil dan sederhana ternyata bisa berarti maksimal” katanya saat menerima donasi. Rencananya, uang hasil donasi akan digunakan untuk merenovasi bangunan sekolah dasar (SD) di Garut, Jawa Barat, yang rusak akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Hal senada disampaikan oleh perwakilan Yayasan Tuna Ganda yang untuk kedua kalinya menerima donasi dari Indonesia Diecast Expo. Pengurus Yayasan penampungan dan perawatan penyandang  disabilitas ganda yang berdiri sejak 1975 ini mengaku sangat terkesan dengan perhatian yang diberikan oleh komunitas diecast melalui kegiatan Lelang Amal.