Volvo dan Microsoft sedang bergandengan tangan dalam proyek besar mereka menyusupkan aplikasi teknologi dalam industri otomotif. Hasil pertamanya berupa kacamata realitas tertambah Hololens, yang akan digunakan di showroom Volvo demi menambah pengalaman membeli konsumen.
Proyek yang perdana dicoba di markas Microsoft di Redmond, AS, ini akan membuat konsumen benar-benar dapat memahami mobil Volvo dengan memproyeksikannya dalam bentuk rendering digital. Semua opsi, trim dan warna bisa dicopot-pasang dengan mudah untuk memberikan gambaran jelas. Bahkan potongan-potongan metal di bodi dapat dilucuti demi memperjelas susunan penggerak, sasis dan roda.
Tidak hanya itu saja, Aric Dromi, Chief Futurologist Volvo, menjelaskan bila fitur-fitur keamanan akan dengan mudah dijelaskan melalui HoloLens. Sebagai contoh forward collision braking assist, yang mana sangat sulit didemonstrasikan pada uji coba asli, akan dapat dipahami dalam simulasi lalu lintas 3D. Konsumen pun dapat memiliki gambaran bagaimana sensor keamanan mobil Volvo dapat bekerja.
Fitur ini akan tampil perdana kepada publik di Detroit Auto Show Januari mendatang dalam bentuk permainan pengaturan mobil secara 3D, sebelum hadir di dealer-dealer Volvo di AS tahun depan.
https://www.youtube.com/watch?v=gRPGwJJO9BY