Cerita berawal saat pemilik yang berinisial F sedang mengemban studi di Australia. Honda Prelude BB6 jadi besutan kesehariannya disana. Tak tercatat berapa banyak waktu yang dilalui bersama kupe legendaris lansiran Honda tersebut hingga akhirnya ia menyelesaikan studi dan kembali ke tanah air beberapa tahun kemudian.

Sekedar melepas rindu, ia ingin kembali menunggangi Honda Prelude. Namun di Indonesia, mobil ini tidak dipasarkan secara resmi oleh Honda. Artinya bakal banyak upaya yang harus dilakukan untuk mendapatkan Prelude generasi terakhir berkode BB6 incaran.

Ditengah keterbatasan populasinya, gayung pun bersambut. Sebuah Honda Prelude BB6 lansiran tahun 2000 terpapar di sebuah iklan penjualan mobil bekas. Tanpa pikir panjang, F yang kini telah sukses berwirausaha pun langsung menebusnya.

Memang kondisinya tak sesuai keinginan. Honda Prelude berkelir biru muda yang ditebusnya adalah versi Australia yang hadir dengan fitur bertransmisi otomatik. Padahal dalam rencananya, ia ingin bisa membesut Prelude generasi kelima tersebut dengan maksimal.

Sejumlah ubahan pun telah masuk daftar pekerjaannya. Mulai dari penggantian ‘segelondong’ motor assy, ubahan transmisi dari otomatik ke manual, pengerjaan suspensi hingga pengerjaan jeroan mesin untuk mendapatkan performa puncaknya sebagai besutan weekend warrior.

Seperti apa ubahan yang dilakukan? Simak di channel YouTube Thegaspol.com.