Ka-ki (Budi Nur Mukmin, Stephanus Ardianto, Teddy Irawan)

Di tiap periode yang bergulir Nissan Motor Indonesia memang sudah terkenal memiliki seorang pemimpin yang di impor langsung dari Jepang. Tapi mulai bulan Juni lalu, NMI secara resmi telah dikawal oleh seorang Presiden Direktur, asli orang Indonesia, bernama Stephanus Ardianto.

“Saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan sebagai Presiden Direktur NMI. Potensi pasar otomotif di Indonesia semakin berkembang dari tahun ke tahun,” ujar Stephanus saat acara Buka Puasa bersama media di Exodus cafe, Jakarta, kemarin (10/07).

Menurut informasi dari NMI, Steve, panggilan akrab Stephanus, memulai karirnya di Nissan sejak bergabung dengan PT. Wahana Wirawan (Indomobil Nissan) tahun 1996. Hingga pada tahun 2004 hingga 2008, ia dipercaya untuk menjabat sebagai Deputy Director PT. Nissan Motor Indonesia. Setelah itu, Steve kembali ditunjuk sebagai Managing Director Nissan Asia Pacific di Singapore sampai tahun 2010.

Dan selama empat tahun terakhir, Steve dipercayakan untuk memegang peranan kunci kepimpinanan di Thailand (sebagai Senior Vice President) dan di Jepang (sebagai General Manager). Wow! Putera daerah yang membanggakan bukan?.

Dan pada saat buka puasa tersebut, pria yang lahir pada 20 Mei 1968 ini juga memberikan sebuah presentasi singkat terkait perkembangan pasar otomotif di Indonesia. Dan di mata Stephanus, saat ini Nissan ingin mengukuhkan posisi sebagai pemain utama dan menjadi pilihan teratas bagi pelanggan.

Selain ajang perkenalan resmi Presdir baru Nissan Indonesia, NMI juga mengumumkan jajaran pimpinan manajemen Nissan, di antaranya Yoshiya Horigome sebagai Vice President of National Sales & Marketing, Yasuo Oshugi sebagai Vice President of Manufacturing, dan Teddy Irawan sebagai Vice President of Aftersales.