Fungsi helm kini bukan hanya sebagai pelindung kepala saat bermotor atau sebagai alat keamanan standar berkompetisi. Dengan kemajuan teknologi, helm kini dapat menjadi alat bantu melihat bagi penderita tuna netra.

Adalah Huawei, raksasa komunikasi asal Shenzen, Cina yang berhasil membenamkan alat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) didalam helm produksinya. Hwawei memaparkan, helm buatannya dapat ‘melihat’ atau membaca kondisi lingkungan di sekitar pemakainya.

Helm buatan Huawei ini berwarna merah menyala dan berbentuk serupa dengan helm sepeda. Bedanya, ada antena yang mencuat di atas helm yang berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.

Huawei memamerkan helm canggih itu dari sebuah video yang diputar dalam forum Huawei Analyst Summit 2018 di Shenzhen, China. Chief Strategy Marketing Huawei William Xu berkata teknologi seperti ini akan memudahkan hidup para penyandang disabilitas.”Akan segera ada di pasar,” kata William percaya diri.

Dalam video demonstrasi yang diputar, helm AI tersebut dipakai seorang perempuan lansia tunanetra. Perempuan itu lalu berjalan seperti orang pada umumnya tanpa menggunakan tongkat pemandu. Tak hanya menyeberang jalan dengan aman, perempuan tadi terkesan bisa mengenali temannya yang berdiri tak jauh di depan.