Hyundai H1 b

Sudah bukan rahasia kalau tipikal pembeli kendaraan di tanah air pasti memilih alat transportasi yang bisa mengangkut, ayah, ibu, kakek, nenek, aa’, teteh dan tante-tante. Upssss..

Jenis yang mewakili daya angkut manusia secara masiv tentu saja MPV (Multi Purpose Van) alias minibus. Tak heran bila pilihan ini menjadi favorit dan dijadikan pilihan pertama saat memutuskan untuk membeli kendaraan. Walau pada prinsipnya harga sangat menentukan. Tapi saat ini persoalan harga dan brand terkadang menjadi nomor dua. Yang penting kapasitas angkut.

Hyundai H1 d

Tak heran bila Toyota Kijang adalah mobil yang menjadi ikon Indonesia selama bertahun-tahun hingga akhirnya datang Avanza. Clue-nya sudah pasti daya angkut dan keserbagunaan dalam segala suasana.

Trend mobil angkut keluarga saat ini memang tak berpaku pada kendaraan berharga murah dan menengah. Pasca keran import dibuka secara bebas per tahun 1999, mulai banyak importir umum yang menjajakan MPV mewah berukuran besar. sebut saja Toyota Alphard yang menjadi fenomenal. Walau pada dasarnya MPV yang diimport langsung dari Jepang ini memang untuk status bonafiditas. Namun belakangan justru dianggap sebagai pengantar keluarga untuk wara-wiri ke mal di saat weekend atau sekadar antar jemput anak sekolah.

Hyundai H1 j

Well, Hyundai kami pikir masuk di moment yang tepat. Trend untuk jalan-jalan membawa keluarga dengan kendaraan yang tegolong premium sudah mulai mewabah di tanah air. Jadi kalau dominasi Alphard sudah terlalu mainstream. Hyundai H1 bisa menjadi alternatif yang penuh dengan bonus.

Nah, apa saja bonusnya? Harga lebih terjangkau. Daya angkut lebih banyak, ruang kabin lebih lega, tenaga yang dihasilkan mesin diesel crdi lebih bengis dan sangat handal.

Hyundai H1

Di tipe XG yang kami coba beberapa waktu lalu, memang terbukti H1 cukup menyenagkan. Apalagi dua layar TV yang disediakan sangat menghibur para penumpang yang cukup enjoy duduk berselonjor di setiap kursi yang disediakan.

Saat itu kami membawa tiga orang anak kecil dan lima orang dewasa yang sekaligus kami angkut untuk trayek Jakarta – Jogjakarta. Perjalanan sejauh 500an km itu serasa seru. Karena kursi H1 memang one of the best. Suspensi mobil besar ini juga sudah dirancang dengan baik.

Hyundai H1 a

Satu hal lagi yang kami sukai. Yup, konsumsi bahan bakarnya sangat bersahabat. Torsi yang dikeluarkan dan kemampuan ngebutnya rasanya tak sebanding dengan iritnya biaya yang dikeluarkan.

Susunan jok yang dimiliki H1 juga termasuk baik. Mobil ini memiliki kursi yang bisa disulap dari untuk mengangkut 6 orang menjadi 9 orang. Ya, arm rest yang berfungsi juga sebagai cup holder diantara kedua kursi ini bisa diangkat dan dijadikan sandaran duduk. Well sekali.

Hyundai H1 e

Kecepatan tinggi di jalan lurus adalah sesuatu yang menyenangkan buat H1. Namun untuk tikungan di kawasan selepas Nagreg, Jawa Barat hingga lepas perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah memang cukup kelimpungan lantaran panjangnya mobil ini.

So, bagi kami, Hyundai H1 memang lebih kepada alat angkut keluarga dalam jumlah besar dengan tingkat Kenyamanan yang sangat baik. Dengan harga Rp. 468 juta saja, tentu budget yang dikelaurkan hampir setengah dari harga Toyota Alphard versi terendah (X). Namun keceriaan yang didapat dengan kelegaan kabin dan daya angkut belum tentu dapat ditemui di Alphard.