Hyundai konsisten dalam pengembangan kendaraan niaga ramah lingkungan di masa kini. Setelah beberapa kali bermunculan dalam bentuk purwarupa, ini adalah model pertama truk berbahan bakar sel hydrogen produksi massal Hyundai yang diberi nama Hyudnai Xcient.

Hyundai Xcient akan melakukan debut resminya minggu depan pada 14 Oktober di Korea Selatan. Truk ini dirancang sebagai truk berkapasitas berat atau heavy duty dengan emisi nol.

Truk hidrogenĀ ini bisa melaju sangat jauh tanpa menenggak setetes solar pun. Tak seperti truk listrik yang butuh waktu berjam-jam untuk dicas, pengisian ulang hidrogen truk ini singkat, seperti mengisi solar.

Xcient memiliki tujuh tangki yang menyimpan hidrogen. Dengan hidrogen bermuatan penuh, Hyundai mengklaim Xcient FCEV dapat menempuh 400 km (dengan trailer penuh di belakangnya) dan dapat mencapai kecepatan tertinggi 85 km/jam.

Baca juga :

http://thegaspol.com/australia-siapkan-infrastruktur-untuk-kendaraan-hidrogen-hyundai/

Hyundai belum menyatakan berapa banyak muatan yang dapat diangkut. Tapi, truk bertenaga hidrogen ini dibekali motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 475 PS dan torsi 2.237 Nm. Tentu sangat mudah untuk menarik muatan berat di trailernya.

Jika tangki hidrogen hampir kosong, Hyundai mengatakan bahwa pengisian hidrogen Xcient FCEV dapat dilakukan hanya dalam 8 hingga 20 menit. Itu berarti sopir truk tak butuh waktu henti yang lama untuk mengisi ulang dayanya.

Karena elektrifikasi terus diperkenalkan pada kendaraan dan truk komersial, rencana Hyundai untuk menggunakan hidrogen mungkin menjadi kebutuhan segmen komersial untuk menggantikan bahan bakar diesel. Tidak hanya lebih baik bagi lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan banyak torsi pada motor listriknya untuk menarik muatan berat sekalipun.