Sebelumnya Hyundai dikabarkan akan membangun basis fasilitas produksinya di Indonesia. Pabrikan otomotif asal Korea selatan ini telah resmi mendatangani MOU (Memorandum of Understanding) dengan Pemerintah Indonesia untuk mendirikan pabrik di tanah air beberapa bulan lalu.

Dilansir dari Antara, Hyundai akan berinvestasi besar-besaran untuk membangun fasilitas produksinya di tanah air. Pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai berniat untuk membuat pabrik mobil listrik.

Rencana tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Luhut, Hyundai telah mendapatkan tanah di daerah Karawang, Jawa Barat. Tanah tersebut menurut Luhut luasnya 600 hektar.

“Mereka sudah ambil tanah di karawang, kalau nggak keliru 600 ha atau berapa. Mereka mau bikin pabrik mobil listrik disini,” ungkap Luhut. Ia menyebutkan bahwa rencananya Hyundai tidak sendiri dalam merealisasikan niatnya. Pihak Hyundai, juga akan menggandeng Grab dan juga SoftBank, seperti yang diungkapkan Menko Maritim tersebut.

Kata Luhut mereka akan menginvestasikan triliunan dollar di Indonesia. Namun, ia belum menyatakan berapa tepatnya angka investasi tersebut.

“Grab kemaren datang juga mau inveastasi di Indonesia, mereka pengen membawa billion of dollars untuk electric car. Lalu Softbank menyiapkan dana juga, mereka hanya tinggal minta approval Indonesia dan mengenai permintaan teknis masalah tax segala macam,” tutur Luhut.

Luhut bercerita, pihak Hyundai, Grab, dan Softbank ingin segera merealisasikan rencananya dalam membuat pabrik mobil listrik. Namun, menurut Luhut pihaknya hingga kini masih menyempurnakan Perpres mengenai mobil listrik.