Penyelenggaraan dua pameran otomotif besar dalam waktu yang bersamaan memang menjadi sedang menjadi isu utama yang bergulir menjelang pelaksanaannya di bulan Agustus 2015. Ada Indonesia International Motor Show atau yang biasa disebut IIMS dan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Bagaimana partisipasi para Agen Pemegang Merek (APM)?

Situasi seputar APM yang menjadi representasi pabrikan mobil itu memang jadi hal menarik dalam tiga bulan terakhir. Mereka tengah dicecar pertanyaan akan memilih event yang mana untuk memamerkan produk-porduk unggulannya. Dan baru-baru ini IIMS menyatakan bila sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) mulai merapat ikut IIMS 2015 dengan pertimbangan utama adalah strategi marketing karena IIMS sudah menjadi ikon pameran otomotif Indonesia.

“Ada juga beberapa merek kendaraan yang sudah menyatakan ikut IIMS. Itu yang saya baca di media otomotif online dengan mengutip statement para petinggi APM bersangkutan,” kata Hendra Noor Saleh, Direktur PT Dyandra Promosindo pada Jumat (13/03). Selanjutnya ia menegaskan sejauh ini semuanya masih dalam proses. Karena itu ia tak bisa sebut detil APM apa saja yang sudah memilih IIMS atau yang memutuskan ikut kedua pameran ganda nanti. “Nantilah setelah penandatanganan form A baru bisa kami rilis ke media.”

Kohen panggilan Hendra Noor Saleh kembali menegaskan komitmen Dyandra meluaskan konsep penyelenggaraan IIMS. Dinnilainya IIMS kini bukan lagi ajang pameran yang mempertemukan produsen dan konsumen mobil seperti imej, tapi juga menjadikan IIMS sebagai salah satu ruang menghidupkan industri pendukungnya.

“IIMS tetap akan menampilkan mobil-mobil baru yang masuk pasaran. Tapi, tak kalah penting adalah perhatian pada industri terkait. Sektor ini berkontribusi langsung dalam upaya meningkatkan industri otomotif dalam negeri. Jika penetrasi pasar industri non-APM bisa dikencangkan, saya yakin imbasnya akan sangat banyak dalam rangka membangun industri dalam negeri,” pungkasnya.