Keputusan pihak penyelenggara IIMS (Indonesia International Motor Show) yang bakal menggelar pemeran pada 7-17 April bukanlah tanpa alasan. Mereka beranggapan, dengan digelar pada awal tahun, IIMS bisa memaksimalkan total penjualan semester satu.

Lalu, dengan tenggat waktu yang kurang dari tiga bulan, sudah sampai mana persiapan pameran tersebut?

“Kini sudah masuk proses teknis persiapan. Ada beberapa APM besar yang tengah menyusun program khusus di IIMS 2016 dengan permintaan area tertentu. Kami sendiri selaku penyelenggara sudah melakukan berbagai perubahan berdasarkan evaluasi tahun lalu namun tetap mengusung konsep The Essence of Motor Show, konsep yang mensinergikan semua elemen otomotif dengan nuansa edukasi dan entertaintment,” ucap Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo melalui siaran persnya, Jumat (12/2).

Untuk masalah target penjualan, pihak penyelenggara IIMS menaruh harapan pada kecenderungan konsumen dalam menyambut Ramadhan yang jatuh pada Juni. Di mana segala keperluan mudik biasanya dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Hal itu dianggap turut mendorong keinginan masyarakat untuk memiliki kendaraan baru.

“Target tahun ini tak muluk-muluk, 380.000 pengunjung. Itu target realistis, berpotensi lebih karena momen menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri dimana umumnya persiapan mudik dan liburannya disiapkan sejak jauh hari,” imbuhnya.