Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 tak ayal akan menjadi kesempatan bagi para pelaku industri otomotif untuk mengangkat penjulannya. Pasalnya, jumlah penjualan kendaraan bermotor secara keseluruhan pada tiga bulan pertama tahun ini masih terbilang belum memuaskan.

“Sejauh kesan yang kami tangkap, rata-rata produsen memang mematok IIMS 2016 sebagai sarana penting untuk mendongkrak penjualan di Semester I tahun ini. Semuanya akan bermain total untuk mencetak ‘gol’ masing-masing,” ungkap Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo di Jakarta, Selasa (15/3).

Sebagai gambaran, total angka penjualan mobil pada Januari 2016, misalnya, hanya mencapai 84.885 unit. Turun 9,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Cerita yang sama juga dialami oleh produsen sepeda motor. Realisasi penjualan sepeda motor sepanjang Januari 2016 hanya 416.263 unit. Merosot 17,2 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Angka-angka itu diambil dari siaran resmi IIMS 2016 yang mengacu kepada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Sampai ujung Maret ini, realisasi itu pun belum banyak menunjukkan perubahan.

Menurut pria yang akrab disapa Kohen itu, hampir semua Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan bermotor roda dua dan empat akan tampil ‘all out’ di IIMS 2016. Sebanyak 18 merek mobil dan 8 merek motor bisa dipastikan akan ambil bagian dalam pameran otomotif yang akan berlangsung di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, mulai 7 sampai 17 April 2016.