Navigator atau co-driver memiliki keberadaan yang tak boleh dipandang sebelah mata dalam balapan Tanpa adanya navigator, pembalap tentu akan kesulitan mengembangkan performanya dalam membesut sebuah mobil kompetisi di lintasan balap.

Untuk mendukung penuh kinerja navigator dalam mendampingi para pembalap di lintasan balap, para navigator dari lintasan balap sprint rally, speed rally dan speed offorad ini menggelar sesi Sharing Knowledge bertajuk “Co-driver Coaching Clinic” di Jakarta, Sabtu (18/11). Kegiatan ini sepenuhnya mendapatkan dukungan dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) selaku komisi pengawas kegiatan balap di Indonesia.

Kegiatan ini bermula dari sebuah gagasan bersama mengingat kancah speed offroad, sprint rally, dan speed rally tengah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Tercatat sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan pelatihan co-driver ini yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, hingga Batam.

Hervian Soejono selaku ketua pelaksana acara pelatihan menyebutkan, acara ini bisa terlaksana berkat kerja sama yang terjalin baik di antara Komunitas Rally Indonesia dan komunitas Kenekers. Misi kami agar adanya regenerasi dalam profesi co-driver, sehingga mereka yang baru terjun ke dalam dunia co-driver dapat banyak mempelajari hal-hal penting terkait dunia navigator dari para seniornya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh para navigator senior tanah air di lintasan balap, seperti Hade Mboi, Adi Wibowo, Donny Wardono, Nugraha Hadinata, Sonny Aqiun, Lanang Damarjati, Herry Koentoyo, Ade Ramadhan, Boy Martadinata, Robby P, Maman Aruman, Mago Sarwono dan Erwin Mancha yang telah melakukan peninjauan beberapa waktu terakhir terkait pentingnya untuk memberikan pelatihan kepada para co-driver / navigator, terutama bagi mereka yang baru terjun ke dalamnya. Acara ini dihadiri pula oleh Ketua Umum IMI Pusat, Sadikin Aksa, Ketua Pengprov IMI DKI Anondo Eko serta Sekretaris Olahraga IMI Pusat, Poedio Oetojo.