968

Rencana Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia untuk mengembangkan perhelatan Jakarta Motorcycle Show (JMCS) ke tingkat internasional pun akhirnya terwujud. Dan ajang yang telah berganti nama menjadi Indonesia Motorcycle Show (IMoS) tersebut akan hadir pada akhir bulan nanti (29 Oktober-2 November).

Pameran sepeda motor terbesar pertama yang bertempat di Assembly Hall dan Lobi Utama Jakarta Convention Center tersebut, memang lebih fokus ke perkembangan teknologi kendaraan, khususnya roda dua dan lingkungan hidup. Sehingga, untuk penyelenggaraan kali ini, AISI sengaja membesut tema “Teknologi, Keselamatan dan Sikap”, dengan sub-tema Hijau (Ramah lingkungan), Berkendara (Keterampilan berkemudi) dan Disiplin (Berlalu-lintas).

Dengan tema tersebut, AISI memang ingin membawa perhelatan roda dua tersebut sebagai sarana untuk mengajak seluruh riders dan pencinta sepeda motor di tanah air agar lebih paham tentang perkembangan teknologi terkini, yang memang dipakai oleh para produsen motor dalam mereduksi tingkat konsumsi BBM.

“Teknologi dan keselamatan erat kaitannya karena anggota AISI menyiapkan dua bagian tersebut pada produk kendaraan. Seperti parking brake lock pada kendaraan yang jika masih terpasang tidak bisa dikendarai,” ungkap Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala, saat media gathering IMoS di FX Jakarta, hari ini (15/10).

Di sisi lain, untuk menstimulus sikap yang baik saat berkendara, AISI menggandeng pihak kepolisian dan Kementrian Perhubungan untuk memberikan seminar dan diskusi terkait tata tertib dalam berkendara.

Dalam hal bisnis, pihak AISI-pun juga berharap bisa menyerap nilai transaksi mencapai Rp.30 Miliar melebihi acara pameran kendaraan roda dua yang pernah mereka selenggarakan kemarin. “Ya, kami berharap nilai transaksi tahun ini melebihi capaian acara sebelumnya. Target transaksi termasuk industry penunjang kami harapkan hingga Rp30 miliar,” imbuh Sigit.

Ya, ungkapan tersebut secara tak langsung menguraikan bahwa pada IMoS 2014 nanti, pihak penyelenggara bisa menarik sekitar 90.000 pengunjung, dengan memberikan harga tiket masuk yang termasuk murah, yaitu Rp.10.000 untuk weekdays, dan Rp. 15.000 di weekend.