Ferrari selalu punya cerita mengesankan tentang varian klasiknya di seluruh dunia. Seperti yang satu ini, baru-baru saja ada sebuah Ferrari lawas lansiran 1959 yang terjual hingga ratusan miliar di Amerika Serikat.

Dikisahkan awal Desember lalu, rumah lelang RM Sotheby’s di New York, AS, mengadakan sebuah pelelangan berbagai benda-benda ikonik di zamannya. Sebuah Ferrari 250 GT LWB California Spider Competizione menjadi salah satu item yang dilelang dalam hajatan bertema “Icons” tersebut.

Singkat cerita, Ferrari yang termasuk dalam edisi spesial ini terjual dengan harga yang sangat fantastis, yakni US$ 18 juta atau mencapai Rp 245 miliar. Setara dengan 1.856 unit Toyota Agya paling murah!

Embel-embel nama ‘Competizione’ yang diusungnya menjadi penyebab selangitnya harga cabrio ini. Ferrari 250 GT LWB California Spider ini dibangun diatas sasis berkode 1451GT yang notabene adalah salah satu dari tiga sasis yang dibuat khusus untuk besutan balap ketahahanan Le Mans 24 Hours tahun 1959. Mobil ini pernah menjadi besutan Luigi Chinetti yang merupakan pembalap dan distributor Ferrari di Italia.

Mobil ini punya tenaga yang cukup mumpuni, meski bersumber dari motor penggerak konvensional. Dengan mengusung mesin 6-silinder Tipo 128F, Three Barrel Carburator 40DCL6 dan High Lift Camshaft tenaganya mencapai 262,5 bhp di puncak 7.300 rpm.

Ada satu hal lagi yang membuat harganya kian melambung. Sepanjang sejarahnya, Ferrari 250 GT LWB California Spider Competizione adalah varian atap terbuka kedua dari delapan yang mengaplikasikan bodi berbahan alumunium untuk mereduksi bobotnya.

Ferrari 250 GT LWB California Spider Competizione ini awalnya adalah milik seorang pembalap bernama Bob Grossman. Mobil ini kerap diikuti bertarung di berbagai lintasan balap sebelum akhirnya dijual. Sebelumnyamobil ini pernah berwarna merah, namun di tahun 2010 cabrio balap ini sempat menjalani restorasi dan kelir dikembalikan ke aslinya yang berwarna silver.