Lampu sein merupakan salah satu komponen vital dalam kendaraan. Selain berfungsi sebagai tanda belok untuk memberikan peringatan terhadap pengendara lain, lampu berwarna orange yang berkedip ini di lain sisi berfungsi sebagai keberadaan posisi ujung kendaraan di jalanan gelap dan sempit, saat berpapasan dengan pengendara berlawanan.

Pada perkembanganya, sejak dimulainya era kendaraan dengan tenaga uap dan mesin sebagai penggerak, kondisi lalu lintas di perkotaan menjadi semakin rumit. Penggunaan kendaraan bermotor pun kian menjadi masalah karena kerap menyebabkan insiden di jalanan, terlebih saat di tikungan.

tatrasemaphore

Setelah sebelumnya bunyi lonceng atau peluit digunakan sebagai tanda belok.dihentikan penggunaannya, para produsen mobil mulai memikirkan alat tanda belok yang aman dan tepat guna. Memasuki 1900, sistem tanda belok mengaplikasikan kibasan bendera sebagai pengganti tangan saat ingin berbelok. Sesuai namanya, sistem ini kemudian dikenal dengan semaphore atau kerap disebut trafficatrors.

Kemudian pada 1908, Alfredo Barrachini dari Italia berhasil mengganti fungsi bendera menggunakan tanda berwarna kuning atau oranye. Sesuai perkembangannya pria ini mulai mengganti tanda tersebut dengan lampu elektrik dan terpasang pada dua sisi mobil. Namun untuk menggerakannya masih melalui mekanisme kabel untuk mengaktfkannya.

59juliob052

Sistem ini mulai disempurnakan oleh duet pria berkebangsaan Jerman Max Ruhl dan Ernst Neuman pada 1930-an yang memodifikasi pergerakan semaphore dengan motor pneumatik elektrik sehingga pengendara cukup memencet tombol untuk mengaktifkannya. Sejurus dengan ubahan yang dilakukan, kedua pria Jerman ini juga menanam teknologi reflektor dibalik sebuah lampu elektrik dan menempatkan alat ini di kedua pilar B mobil.

Terbilang cukup banyak penggunaan semaphore di kendaraan produksi missal saat itu. Antara lain Volkswagen Beetle, Austin A30, Aston Martin dan Rover 1075.

IM000052.JPG

Seiring bertambahnya ruas jalan penghubung antarkota dan penggunaan mobil yang semakin banyak, semaphore mulai dirasa kurang mumpuni. Pasalnya di kondisi jalan yang gelap dan sering berkabut, pengendara lain masih tak dapat melihat nyala lampu semaphore kendaraan lain.

Aturan soal kendaraan pun semakin disempurnakan mulai 1940-an. Para produsen kendaraan bermotor diwajibkan memasang signal lampu tanda belokpada bagian depan dan belakang mobil yang dapat terlihat jelas oleh pengendara lain dari kejauhan.

1959-chevrolet-impala-626x382

Ada alasan khusus mengapa warna kuning atau oranye dipilih sebagai nyala lampu sein. Warna ini mampu memberikan visual terbaik meski dari kejauhan baik di siang maupun malam hari. Selain itu saat hujan deras atau kondisi jalanan berkabut, warna ini masih mampu memberikan sinar yang menembus lebatnya air hujan dan pekatnya kabut.

Regulasi kendaraan bermotor pun mulai disempurnakan memasuki era rock and roll 1950-an. Dimana saat itu mobil mulai menggunakan mesin-mesin berkapasitas besar dengan jumlah ruas jalan yang semakin banyak di tiap negara. Angka kecelakaan yang terus meningkat membuat para pembuat regulasi menyesuaikan dengan keadaan saat itu.

lampu-sen-jeep-brute

Akhirnya produsen mobil diwajibkan untuk memberikan kedipan pada lampu tanda belok tersebut, untuk memberikan signal yang lebih baik terhadap pengguna lain. Aturan soal jeda kedipan pun semakin disempurnakan mulai dari satu kali per detik hingga dua kali per detik melalui sebuah flasher, seperti yang umum digunakan hingga kini.

Di era modern ini fungsi bohlam perlahan-lahan mulai tergusur dengan hadirnya LED. Dengan daya yang lebih kecil, namun memiliki pancaran sinar yang tajam dan terang melebihi bohlam. Sehingga pabrikan pun terbilang mulai marak menggunakan LED sebagai lampu tanda beloknya.

lampu-sen-rush

Tambah lagi, seiring teknologi yang data dikembangkan pada LED, kini nyala lampu tanda belok ini tak sekadar berkedip. Melainkan dapat menjalar kesamping atau disebut Sequential Turn Signal. Pattern nyala yang lebih mencolok dan lebih terang ini diyakini lebih mudah ditangkap oleh pengendara lain, meski dari kejauhan.

Gaya ini mulai di proklamirkan oleh Audi dan kini mulai banyak diikuti pabrikan lain seperti Lexus dan Mercedes-Benz. Menurut prediksi kami, tak lama lagi gaya lampu sein seperti ini akan semakin marak digunakan pabrikan lain karena lebih futuristik dan turut mendongkrak penampilan kendaraan, terutama di malam hari.