Recall atau penarikan kembali mobil-mobil yang sudah dilepas ke pasaran bisa diartikan sebagai dua hal, yakni bentuk tanggung jawab produsen atau kendornya fase kontrol kualitas. Setiap tahunnya, ada jutaan unit mobil mengalami penarikan kembali. Bukan hanya mobil-mobil produksi massal tapi ternyata  recall juga dialami mobil mewah dari produsen kelas atas semacam Rolls-Royce.

Bedanya dengan kasus recall kebanyakan, Rolls-Royce hanya menarik satu unit mobil, yakni Ghost buatan tanggal 23 Januari 2014 perkara airbag. “Kendaraan yang terkena (recall) memiliki airbag yang terpasang untuk bangku depan yang berpotensi gagal melindungi dampak benturan samping bagi penumpang di kursi depan,” tulis ororitas National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), seperti diwartakan Boldride, Senin (30/11).

Pihak Rolls-Royce menjelaskan, hal itu dikarenakan kesalahan pemberian label pada salah satu airbag. Tercatat, mobil tersebut meninggalkan pabrik Rolls-Royce di Goodwood, East Sussex, Inggris pada Januari 2014 tapi hingga kini belum sampai ke tangan pemiliknya yang tinggal di Amerika Utara. Menindaklajuti recall satu mobil ini, diler Rolls-Royce akan melakukan penggantian komponen yang rusak.

Rolls-Royce Ghost pertamakali diperkenalkan pada tahun 2009. Untuk model 2014 ini menggunakan mesin V12 6,6-liter twin-turbo yang dipasangkan dengan sistem transmisi otomatis enam percepatan. Airbag yang berfungsi sempurna dibutuhkan untuk menjamin keamanan penumpang mobil yang mampu mencapai kecepatan 99,7 km perjam hanya dalam waktu 4,9 detik dan kecepatan maksimal 249,4 km perjam.